Home Politik Barisan Pemuda Pengusaha Bawa Wakil Ketua Golkar Nyalon Wabup Karanganyar Via PDI Perjuangan

Barisan Pemuda Pengusaha Bawa Wakil Ketua Golkar Nyalon Wabup Karanganyar Via PDI Perjuangan

Karanganyar, Gatra.com- Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD II Partai Golkar Karanganyar, Jateng Aan Shopuanudin didaftarkan sebagai calon wakil bupati Karanganyar dalam bursa penjaringan calon bupati wakil bupati 2024-2028 PDI Perjuangan Kabupaten Karanganyar. Aan didaftarkan oleh Barisan Pemuda Pengusaha Pejuang (BP3) Karanganyar.

Para utusan BP3 mrngambil dokumen pendaftaran itu di kantor DPC PDI Perjuangan Karanganyar, Selasa (14/5). Dokumen itu diserahkan Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati Wakil Bupati Karanganyar dari PDIP, Latri Lestyowati didampingi anggotanya, Boby Aditia Putra ke Ketua BP3 Karanganyar Fermi Ferdiyanto.

Kepada wartawan di lokasi, Fermi mengatakan formulir tersebut akan diserahkan ke Aan agar lamaran calon wakil bupati diisi. BP3 memilih Aan maju cawabup melalui PDI Perjuangan bukan tanpa sebab. Aan dinilai kapabel memimpin Karanganyar untuk mewakili para pengusaha muda. Ia juga sosok religius serta mampu menjembatani kepentingan milenial.

"Aan kita daftarkan ke PDI Perjuangan dan Golkar. Dua parpol itu bisa maju sendiri mendaftarkan calonnya tanpa perlu koalisi," katanya.

Dalam pengusungan Aan, BP3 tak memandang dirinya dari parpol yang notabene pesaing berat PDI Perjuangan. Aan saat ini masih menjabat Sekretaris DPD II Golkar Karanganyar.

Fermi mengatakan, pihaknya all out memperjuangkan rekomendasi PDI Perjuangan bagi Aan yang nyalon wabup. Meski Aan juga akan didaftarkan melalui Golkar, namun BP3 belum akan melakukannya di waktu dekat. Apalagi, Golkar Karanganyar juga tidak membuka penjaringan bakal calon wakil bupati. Golkar Karanganyar sudah mengunci bakal calonnya. Yakni Cabup Ilyas Akbar Almadani yang juga Ketua DPD II Golkar Karanganyar.

Sementara itu Aan Shopuanudin mengapresiasi pencalonan oleh BP3. Sejalan dengan itu, ia siap maju nyalon wabup di PDI Perjuangan. Ia siap menerima konsekuensi termasuk sanksi dari Partai Golkar. Menurutnya, itu hak politiknya. "Apapun, sebagai konsekuensi logis organisasi, saya siap untuk itu. Tapi perlu dicatat, sampai kapanpun saya tetep kader Partai Golkar," kata Aan.

Aan sendiri sejauh ini belum berkomunikasi dengan partai Golkar mengenai dirinya didaftarkan nyalon cabup di PDI Perjuangan. "Sejauh ini memang hanya dua partai itu saja (Golkar dan PDI Perjuangan), rencana untuk mendaftar. Tapi kan Golkar belum membuka, dan baru PDI Perjuangan yang buka," katanya.

Saat ditanya dengan siapa dia akan dicalonkan nanti, Aan mengatakan sepenuhnya menunggu keputusan PDI Perjuangan. "Saya ini kader tulen Partai Golkar. Dan saya masih kader Partai Golkar. Saat ini saya masih menjabat Sekretaris Barisan Muda Posgoro, organisasi sayap Partai Golkar," kata dia.

59