Home Ekonomi Pilihan Logistik jadi Penentu Berkembangnya Bisnis E-Commerce

Pilihan Logistik jadi Penentu Berkembangnya Bisnis E-Commerce

Jakarta, Gatra.com – Logistik merupakan salah satu kunci dalam pertumbuhan perdagangan elektronik. Pemilik toko online Mikhayla Shoes, Uci (31) merasakan betul peran logistik dalam bisnisnya. Ia mengaku terbantu dengan beragam pilihan jasa logistik yang tersedia di platform di Shopee.

Mikhayla Shoes menjual sepatu dan sandal wanita, dengan lebih dari 40 ribu penilaian pelanggan. Uci sengaja menggunakan berbagai layanan ekspedisi seperti: Anteraja, Sicepat, JNE, JNT, SPX, dan ID Express untuk menjangkau pelanggannya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke

Uci bercerita sejak awal membuka Mikhayla Shoes di marketplace Shopee, ia mengaktifkan semua jasa kirim. “Kenapa semua diaktifkan? Karena ada beberapa daerah yang tidak terjangkau oleh beberapa ekspedisi tersebut, jadi bisa menjangkau pelanggan saya yang lokasinya cukup jauh dari pusat kota. Dengan begitu pelanggan juga lebih leluasa untuk pilih jasa kirim yang ada di daerahnya,” ujar Uci dalam keterangan yang diterima Gatra.com pada Selasa (11/6).

Melalui pilihan layanan logistik, penjual dapat berfokus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengembangkan jangkauan bisnis melalui strategi logistik yang efektif. Di sisi lain, pembeli bisa memilih ragam layanan logistik yang cepat, aman, dan terjangkau, sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu faktor utama yang mempengaruhi masyarakat dalam memilih layanan e-commerce adalah kelengkapan layanan logistik. Aspek logistik ini dapat terlihat dari pengalaman penjual dan pembeli yang menggunakan e-commerce secara rutin.

Uci menambahkan, kecepatan dan keandalan pengiriman merupakan faktor krusial karena dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mengurangi keluhan. “Kami ingin memastikan bahwa pelanggan menerima produk mereka dengan cepat dan dalam kondisi baik, yang pada akhirnya meningkatkan ulasan positif dan reputasi Mikhayla Shoes,” kata Uci.

Kesan yang sama datang dari Nendah (23). Pemilik toko Dhinda Hijab yang baru-baru ini viral di TikTok karena kisah inspiratifnya membangun bisnis. Nendah sendiri seringkali membuka layanan logistik instant atau same day delivery, bagi pelanggan yang membutuhkan barangnya untuk cepat sampai.

"Pelanggan saya itu banyak dari kalangan ibu-ibu yang pesan hari dan mau pakai produk Dhinda Hijab di hari yang sama, jadi harus bisa cepat sampai. Jadi, saya perlu ikut layanan pengiriman instan supaya pelanggan juga nggak lama nunggu. Alhamdulillah, di Shopee ini cukup bebas untuk pilih jasa pengiriman ya,” tutur Nendah.

Sementara itu, dari sisi pembeli, Kirana (34) seorang karyawan swasta yang merupakan pelanggan setia platform e-commerce menyatakan, dirinya memiliki preferensi yang kuat terhadap pilihan kurir yang disediakan oleh platform e-commerce.

“Kebetulan saya adalah sobat toko oren, salah satu saya sering belanja di sana selain karena banyak diskon ya karena kita bisa leluasa pilih jasa pengiriman sih. Saya nyaman aja kalau pakai jasa pengiriman yang memang biasa saya pakai, karena udah percaya dan merasa aman sih,” ucap Kirana.

Dalam lanskap e-commerce yang kompetitif, kemampuan untuk menawarkan layanan logistik yang cepat, fleksibel, dan andal merupakan kunci kesuksesan. Pendapat dari para penjual dan pembeli e-commerce tersebut merupakan sebuah validasi akan pentingnya pilihan layanan logistik untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

Dalam hal memenuhi kebutuhan penjual maupun pembeli melalui strategi logistik yang efektif, Shopee masih berada di urutan terdepan. Berdasarkan data dari Campaign 360 Research, Shopee dinobatkan sebagai merek dengan pengalaman berbelanja terbaik di Indonesia dengan skor 87%. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kemampuan Shopee dalam menyediakan berbagai pilihan pengiriman yang fleksibel yang mampu memenuhi meningkatkan pengalaman pengguna baik penjual maupun pembeli dalam transaksi jual-beli di platformnya.

Sementara itu, logistik ritel adalah aspek yang penting diperhatikan dalam manajemen logistik atau rantai pasok yang digunakan pebisnis atau perusahaan untuk menjaga hubungan yang sehat dengan pelanggannya. Pelanggan pada umumnya memiliki kepercayaan tersendiri terhadap sebuah platform atau layanan ekspedisi yang membuat mereka tetap loyal.

127