Jakarta Utara Jadi Lokasi Centra Batik Betawi

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengakomodir permintaan sejumlah pengurus Keluarga Batik Betawi (KBB). Sejumlah lokasi diseleksi, untuk dijadikan area Batik Betawi yang sedang bergeliat kembali, salah satunya di daerah Marunda, Jakarta Utara.

 

"Kita siapkan ruang untuk produksi. Ya seharusnya Batik Betawi berproduksi di sini dan kita punya kekuatan. Kita baru berikan beberapa alternatif tempat, seperti di Marunda, dekat Walikota Jakarta Utara," terang Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di Balaikota Jakarta, Rabu (12/6) sore. Pria jebolan Universitas Gajah Mada (UGM) ini menambahkan, sudah menyediakan tempat untuk workshop Batik Betawi yaitu gedung UMKM milik Pemprov DKI di kawasan Tanah Abang. Bebarapa tempat lain ditambahkan Joko Widodo menjadi alternatif, di antaranya Thamrin City, Jakarta Pusat. "Untuk penjualannya kita siapkan di gedung UKM kita yang baru diperbaiki, belakang Thamrin City," pungkasnya.

 

Sebelumnya, pengurus KBB Shanda Candradini mengeluhkan tidak adanya tempat workshop Batik Betawi. Tak hanya mengakomodir pengrajin batik, tetapi workshop juga bisa menjadi destinasi wisata budaya baru di DKI. Selain itu, juga bisa membuka pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

 

Batik Betawi juga mengalami dilema, setidaknya saat ini hanya ada sepuluh pengrajin yang serius menekuni Batik Betawi. Mereka tersebar di beberapa lokasi, antara lain Marunda, Kemayoran, Rawamangun, Gandaria, Terogong, dan Muara Tawar. Pemasaran Batik Betawi juga masih sangat terbatas. Hanya bisa ditemui ketika ada pameran-pameran saja. "Selama ini kami hanya memasarkan lewat pameran saja, belum ada cara lain. Untuk itu kita minta semacam workshop kepada Pemprov DKI Jakarta," pungkas Shanda. (*/Zak)

Share this article