Tarif parkir kendaraan roda empat di Jakarta akan naik 30 persen (ANTARA/Rivan Awal Lingga/HR02) Jakarta, GATRAnews - Pemprov DKI mengusulkan kenaikan tarif parkir off street di Jakarta sebesar
Tarif parkir kendaraan roda empat akan naik 30 persen (ANTARA/Rivan Awal Lingga/HR02) Jakarta, GATRAnews - Pajak (tarif) parkir off street di Jakarta diusulkan dari 20% menjadi 30%. Kebijakan
Ilustrasi (Antara/Andika Wahyu/AK9) Jakarta, GATRAnews - Pemprov DKI akan menaikkan tarif parkir kendaraan bermotor mencapai 10% pada tahun 2017 ini. Dengan itu diharapkan pengguna kendaraan
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta, GATRAnews - Warga Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), akan merenovasi dan memperlus Masjid Babussalam yang merupakan Pusat Kampung Belajar Center of Quranic
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Antara/M Agung Rajasa/AK9) Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan langkah-langkah untuk mengatasi penurunan
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi (ANTARA/Hafidz Mubarak/HR02) Jakarta, GATRAnews - Pemerintah terus memantau aksi mogok yang dilakukan serikat pekerja Jakarta International Container
Pembangunan Mass Rapid Transit (ANTARA/Wahyu Putro/HR02) Jakarta, GATRAnews - Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) fase I rute Lebak Bulus-Bundaran HI masuk tahapan pemasangan instalasi sistem

BPRD DKI Usul Naikkan Pajak Parkir 30%

Tarif parkir kendaraan roda empat akan naik 30 persen (ANTARA/Rivan Awal Lingga/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Pajak (tarif) parkir off street di Jakarta diusulkan dari 20% menjadi 30%. Kebijakan tarif parkir untuk menekan jumlah kendaraan bermotor di Jakarta dan pengguna kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum.


Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, kenaikan tarif parkir berdasarkan UU No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dalam UU itu, pemerintah daerah berhak menetapkan tarif parkir maksimal 30%.
 
"Menaikkan tarif parkir ini untuk menekan laju pertumbuhan kendaraan," ungkap Edi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/8).

Jika cara itu tidak berhasil, BPRD akan menaikkan tarif per jam parkir kendaraan bermotor yang belum melunasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Tarifnya bisa lima kali lipat dari tarif parkir biasa.

"Misalnya di Mal ada kendaraan bermotor yang belum lunas pajaknya masuk ke area parkir off street mall itu, maka tertera tarif parkirnya Rp 25 ribu pada jam pertama. Lalu jam kedua sebesar Rp 30 ribu, jam ketiga Rp 35 ribu, begitu seterusnya. Ini sedang disusun aturannya," kata Edi.

Jenis pajak lain yang akan dinaikkan Pemprov DKI adalah Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Berdasarkan UU No. 28 Tahun 2009, tarif PPJ ditetapkan setinggi-tingginya 10%.


Besaran PPJ masih diangka 2,4%. Edi mengatakan, DKI Jakarta kalah dengan Depok yang sudah menerapkan PPJ sebesar 8% dan Tangerang sebesar 6%.


"Daerah lain rata-rata sudah diatas 6%. Jadi kami menyusun raperda untuk menaikkan PPJ. Bisa saja untuk rumah tangga 3% dan bisnis 5%. Paling tidak setinggi-tingginya naik jadi 6%," papar Edi.
Draft raperda kenaikan pajak BBN-1 dan parkir, draft raperda kenaikan PPJ sedang menunggu penjadwalan Bamus DPRD DKI. Edi berharap semuanya bisa diberlakukan November 2017 ini.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Share this article

Tagged under