EMDIV: Anak Muda Bicara Kontribusi untuk Bangsa

Jakarta, GATRAnews - Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72, Empowering Marketing Division (EMDIV) sebuah unit kemahasiswaan dibawah Divisi Marketing PPM School of Management mengadakan talkshow bertajuk "Anak Muda Bicara Merdeka." (14/7). Acara yang berlangsung di Jalan Menteng Raya ini ditujukan untuk menginspirasi anak-anak muda berusia awal 20 tahun supaya bisa mengembangkan bidang dan keahlian masing-masing.

Pembicara yang diundang hari ini adalah anak-anak muda Indonesia yang berprestasi dan sudah dikenal di lingkup nasional maupun internasional. Sebut saja Kezia Warouw (Puteri Indonesia 2016), Kevin Busyra (Founder organisasi Innovative Youth Project), Gema Prawoto (Instagammer) dan DiahAyu (Musisi Jazz Indonesia).

“Indonesia akan mengalami masa transisi, dimana tongkat kepemimpinan nantinya akan berada di tangan generasi milenial. Tentu ini akan menjadi beban sekaligus peluang bagi gnerasi sekarang yang masih berusia 15-20 tahun untuk mulai membayangkan kontribusi apa saja yang bisa mereka lakukan,” papar Kevin mengawali penjelasannya.

Kevin sendiri adalah founder sebuah organisasi bernama Innovative Youth Project. Organisasi tersebut bergerak di berbagai bidang seperti sosial, melatih soft skill anak muda dan memperluas jaringan entrepreneur muda dengan CEO Indonesia. Kontribusi juga bisa saja dilakukan melalui hal-hal yang disukai dan sesuai dengan passion seperti musik.



Contohnya seperti yang dilakukan oleh Diah ayu atau yang akrab dipanggil Dedek. Musisi jazz muda ini setia membawakan lagu-lagu tradisional hingga ke mancanegara. Dedek berpendapat bahwa anak muda perlu tahu dan menjaga budaya Indonesia. Dirinya juga sangat yakin akan potensi karya musisi lokal untuk berkembang pesat seperti halnya Kpop milik Korea Selatan.

Generasi muda yang lekat dengan internet ini, juga dapat memanfaatkan hal-hal di sekitarnya seperti penggunaan sosial media untuk menyebarkan berita-berita baik dan menginspirasi. “Intinya adalah anak muda harus tahu kelebihan dan nilai postif dirinya jangan berhenti di kekurangan saja, lakukan hal positif untuk Indonesia, sebab Indonesia mau melihat aksi bukan komentar.” pesan Kezia.

Beragamnya latar belakang narasumber membuat diskusi ini semakin menarik dan dekat dengan minat anak muda. Senada dengan tujuan acara. “Talkshow dengan tema kemerdekaan ini merupakan yang pertama kali kami lakukan. Topik tersebut dipilih karena bersifat general, enggak berat seperti saat ngomongin manajemen dan pas dengan event yang akan berlangsung. Acara ini juga diharapkan dapat mengenalkan publik tentang kontribusi apa saja yang sudah dilakukan oleh mahasiswa PPM," kata Ghassani Nayaka selaku Ketua EMDIV.


Reporter: APP

Editor: Nur Hidayat

Share this article