Antasari Azhar (Antara/Rosa Panggabean/AK9) Jakarta, GATRAnews - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar kembali santer diusulkan agar diangkat sebagai Jaksa Agung oleh
Universitas Negeri Jakarta (kampusunj.com/HR02) Jakarta, GATRAnews - Menyikapi plagiarisme yang terjadi di Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Juru Bicara Forum Alumni (Forluni) UNJ
Helikopter AW 101 (ANTARA/Widodo S Jusuf/HR02) Jakarta, GATRAnews - Kontroversi seputar pengadaan helikopter AgustaWestland (AW) 101 semakin melebar. Majalah Keadilan yang mengupas tentang
Proyek MRT (ANTARA/Wahyu Putro/HR02) Jakarta, GATRAnews - Pemprov DKI meminta kejelasan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait lahan Kampung Bandan untuk depo mass rapid transit (MRT) fase II. MRT
Koordinator Aliansi Dosen UNJ, Robertus Robert (tengah) di kantor Ombudsman (GATRAnews/VRU) Jakarta, GATRAnews - Kehebohan terjadi lagi di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) setelah
Proyek MRT Jakarta tahap I koridor Selatan-Utara (Antara/Muhammad Adimaja/yus4) Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta menyetujui pembiayaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) fase II dengan rute
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (ANTARA/Rosa Panggabean/HR02) Jakarta, GATRAnews - Uji coba perluasan larangan sepeda motor di Ibu Kota akan dilaksanakan September 2017. Sepeda motor

Jakarta Semakin Macet, Larangan Sepeda Motor Tidak Akan Mundur

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (ANTARA/Rosa Panggabean/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Uji coba perluasan larangan sepeda motor di Ibu Kota akan dilaksanakan September 2017. Sepeda motor dilarang melintas mulai dari Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran Senayan.


Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengatakan, perluasan tidak akan menunggu sejumlah infrastruktur yang sedang dibangun di Jakarta selesai. Hal itu karena lalu lintas di Jakarta semakin macet.

"Sekarang kan lagi dibangun, macetnya sudah enggak karu-karuan," ujar Djarot kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (21/8).

Djarot menolak perluasan larangan sepeda motor itu disebut kebijakan diskriminatif. Pasalnya, kebijakan ganjil genap guna membatasi kendaraan roda empat akan diperluas hingga ke Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Selama ini, ganjil genap hanya berlaku di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran Senayan pada waktu tertentu. Dengan demikian, kata Djarot, tidak ada kebijakan yang diskriminatif.

"Kan motor dilarang, kita juga perluas ganjil genap," pungkas mantan Wali Kota Blitar.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Share this article