Aliansi Dosen UNJ: Rektor Universitas Negeri Jakarta Praktekan Nepotisme!

Koordinator Aliansi Dosen UNJ, Robertus Robert (tengah) di kantor Ombudsman (GATRAnews/VRU)

Jakarta, GATRAnews - Kehebohan terjadi lagi di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) setelah diguncang kasus dugaan plagiarisme oleh Gubernur Sulawesi Tenggara non aktif, Nur Alam. Sejumlah staf pengajar yang tergabung dalam "Aliansi Dosen UNJ" melaporkan tindakan nepotisme yang dilakukan oleh Rektor UNJ, Djaali ke Ombudsman RI, Senin (4/9). Hal tersebut dilakukan Aliansi Dosen setelah menemukan Surat Keterangan (SK) pengangkat dosen dan staff keuangan yang merupakan anak dan menantu sang rektor.

Menurut, Koordinator Aliansi Dosen UNJ Robertus Robert pelaporan ini diawali dari adanya surat panggilan dari kepolisian terhadap beberapa dosen UNJ. "Pada November 2016 di media sosial beredar skema tindakan nepotisme yang dilakukan rektor. Kami tidak tahu siapa yang buat. Tiba-tiba kami dipanggil polisi," katanya.

Kasus pemanggilan ini, sambung Robert, sangat menciderai nilai-nilai akademik. "Harusnya ada dialog, ini bukti sewenang-wenang. Setidaknya ada 30 dosen yang dipanggil," ungkapnya.

Merasa tak puas dengan sikap rektor, lanjut Robert, beberapa dosen menginisiasi investigasi terkait skema yang beredar di media sosial. "Hasilnya mengejutkan, kami temukan SK dan memo yang mengangkat anaknya dan kerabatnya," ujar sosiolog ini.

Ia menambahkan, kasus ini sangat penting untuk kelangsungan aktivitas civitas akademika. "Nepotisme itu pintu masuk rusaknya akademik, ya contohnya disertasi Nur Alam itu kan melibatkan kerabat rektor di pascasarjana," ungkap dosen kepala jurusan Sosiologi ini.

Seperti diketahui, Gubernur Sulawesi Tenggara nonaktif, Nur Alam dituding telah melakukan "kejahatan akademik" dengan plagiarisme saat mengikuti program paska sarjana di universitas tersebut. Kasus ini telah masuk ke meja hijau. 

Kini, UNJ diramaikan lagi kasus nepostisme tersebut. Sebelumnya, Rektor UNJ, Djaali memang telah melaporkan sejumlah pihak terkait desas desus tudingan nepotisme pertengahan Agustus silam. Menurut Djaali kepada wartawan, beberapa orang yang disebut-sebut kerabat dna menantu itu sebenarnya sudah diangkat sejak saat dia belum menjadi rektor UNJ sejak awal 2014. "Saya diangkat menjadi rektor pada pertengahan 2014," katanya kepada wartawan. 


Reporter: VRU

Editor: Nur Hidayat

Share this article

Tagged under