Cegah Radikalisme dan Narkoba, Polres Banjarnegara Gandeng Perguruan Tinggi  

Kapolres Banjarnegara AKBP Saiful Anwar dan Ketua STIE Taman Siswa Banjarnegara memperlihatkan MoU tentang kerjasama menangkal radikalisme, intoleransi, narkoba, yang telah ditandatangani. (Foto: GATRAnews/Ridlo Susanto/AK9)

Banjarnegara GATRAnews - Polres Banjarnegara menggandeng STIE Taman Siswa Banjarnegara dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam rangka menangkal paham radikal, kekerasan intoleran, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja serta penyebaran berita bohong (hoax) yang dilakukan di Aula STIE Taman Siswa Banjarnegara.

 

Kapolres Banjarnegara, AKBP Saiful Anwar mengatakan dengan pendidikan yang lebih teringgi, kalangan akademisi dan mahasiswa sangat efektif membantu masyarakat untuk menangkal paham radikal. Namun, begitu dia menyampaikan pembinaan mahasiswa dalam rangka mencegah masuknya paham radikal dan narkoba juga harus dilakukan.

 

Saiful berharap agar penadatanganan nota kesepahaman ini menjadi awal sinergi antara kepolisian dengan kalangan civitas akademika untuk mencegah masuknya paham radikal maupun penyalahgunaan narkoba pada kalangan pelajar dan mahasiswa.

 

“Kami hadir disini dalam rangka mewujudkan perhatian Polri kepada generasi muda khususnya mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan waktu dalam menuntut ilmu. Karena masa depan kalian ditentukan mulai hari ini. Maka jangan sampai terganggu dengan adanya pengaruh negatif terorisme, narkoba dan berita hoax,” ucap Saiful kepada para mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Taman Siswa Banjarnegara dalam keterangan tertulis yang diterima GATRA, Kamis malam (20/4).

 

Kapolres juga meminta bahwa mahasiswa adalah aset bangsa dan geneari sebelumnya, untuk itu, dia meminta agar orang tua pun turut membantu agar tidak ada mahasiswa yang terpengaruh atau terjebak paham radikal.

 

“Jadilah pribadi yang memiliki karakter yang kuat dan tidak mudah terpengaruh dengan paham radikal. Jangan takut dalam mewujudkan cita-cita selama mau berdoa dan berusaha. Jangan takut gagal, jadikan kegagalan sebagai pengalaman. Yakinlah bahwa hasil tidak akan pernah dibohongi oleh proses,” tandasnya.

 

Senada dengan Kapolres Banjarnegara, Ketua STIE Tamansiswa Banjarnegara H Lustono MM juga berharap agar pennandatangan MoU antara kalangan perguruan tinggi dan kepolisian bisa menangkal bahaya narkoba dan juga, berita bohong (hoax). Dia mengapresiasi kepolisian yang telah membuat terobosan untuk menggandeng kalangan civitas academika STIE Taman Siswa yang merupakan Perguruan Tertinggi pertama di Banjarnegara itu.

 

“Dengan adanya kerjasama ini, harapan kami kita semua dapat memiliki upaya dalam menangkal segala bentuk paham radikal pro kekerasan intoleran, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja dan penyebaran berita bohong (hoax),” ujar Lustono.

 


Reporter: Ridlo Susanto

Editor: Rosyid

Share this article