Kementerian PUPR Hentikan Pembangunan JLS Jateng-Jabar

Sejumlah pekerja menambal jalan di JLS titik Karangpucung Kabupaten Cilacap. (GATRAnews/Ridlo Susanto/HR02)

Cilacap, GATRAnews – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghentikan sementara proyek pembangunan dan perbaikan Jalan Nasional Lintas Selatan (JLS) mulai H-7 hingga H+10 lebaran. Penghentian proyek dilakukan agar tak terjadi kemacetan akiubat aktivitas proyek dan alat berat di sepanjang jalan jalur mudik.

"Untuk sementara dihentikan. Penghentian dilakukan karena keberadaan alat berat yang berpotensi menimbulkan kemacetan," kata Pejabat Pembuat Komitmen Batas Jabar-Jateng hingga Wangon, Djoko Satrio, Minggu (18/6).

Djoko mengatakan proyek itu berupa pelebaran dan pengaspalan ulang jalan nasional mulai dari tapal batas Jawa Tengah-Jawa Barat hingga Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. Sebelum pekerjaan dihentikan, Joko memastikan jalan nasional sudah laik dilalui pemudik. "Secara umum jalan sudah siap dilalui pemudik. Penambalan jalan sudah dilakukan juga," jelasnya.

Bina Marga, kata Djoko, juga sudah mempersiapkan langkah antisipatif dengan menyiagakan sejumlah alat berat. Peralatan ini akan digunakan sewaktu-waktu jika ditemukan jalan berlubang. Keberadaan alat ini ditambah dengan material dan personil. "Termasuk jika terjadi lubang di jalan.  Kami sudah  persiapkan penutup dan alatnya,” imbuhnya.

Dalam pantauan di lapangan, alat berat juga tidak lagi terlihat di tepi jalan. Proyek perbaikan jalan ini dimulai dari Desa Pahonjean Kecamatan Majenang hingga sejumlah lokasi di Kecamatan Cimanggu. Sedangkab peralatan untuk kondisi darurat disiagakan di komplek Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Perhutani yang ada di Desa Cilempuyang Kecamatan Cimanggu.

 




Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Share this article