Pengungsi Longsor Jatiluhur Cilacap Dapat Paket Lebaran

Ilustrasi tanah longsor di Cilacap (antaranews/yus4)

Cilacap, GATRAnews – Para pengungsi longsor Dusun Jatiluhur yang menempati hunian sementara (huntara) di Desa Padangjaya Kecamatan Majenang menerima paket lebaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap. Paket itu berisi bahan makanan, perlengkapan bayi dan lainnya sesuai dengan kebutuhan keluarga bersangkutan.

"Ada kiriman paket dari BPBD Cilacap. Jumlahnya ada dua puluh empat paket. Paket tersebut dikirim BPBD Kabupaten Cilacap, Jumat kemarin. " kata Kepala BPBD Cilacap wilayah Majenang, Edi Sapto Priyono, Minggu (18/6).

Edi menjelaskan, bantuan bagi pengungsi dan korban pergerakan tanah di Dusun Jatiluhur Desa Padangjaya telah rutin diberikan. Bantuan itu meliputi kebutuhan sehari-hari para pengungsi. Mulai dari bahan makanan hingga kebutuhan pribadi lainnya. Hanya, saja bantuan yang dikirimkan terakhir ini bertepatan dengan menjelang Lebaran sehingga dibuat lebih istimewa.
 
"Kebetulan saja sekarang bersamaan dengan momen lebaran. Selama ini pengungsi selalu dapat bantuan," tandasnya.

Kata Edi, kondisi Dusun Jatiluhur saat ini relatif aman dari pergerakan tanah. Namun demikian hal ini bukan sebuah jaminan bagi warga untuk tetap bertahan disana. Pergerakan tanah beresiko muncul jika hujan deras melanda wilayah setempat. "Resikonya besar jika hujan," kata dia.

Karena itulah BPBD tetap mewajibkan agar 24 Kepala Keluarga yang rumahnya rusak untuk pindah ke huntara. Mereka juga sudah diusulkan untuk direlokasi dan menempati lahan baru. "Kita harapkan warga pindah ke huntara. Dan sudah diusulkan untuk direlokasi," ujarnya.

Diketahui, pergerakan tanah di Dusun Jatiluhur Desa Padangjaya yang terjadi bertahap sejak Desember 2016 hingga Maret lalu menyebabkan 24 rumah hancur atau rusak berat sehingga tak bisa ditempati. Akibatnya, 25 keluarga harus mengungsi ke lokasi lebih aman. Sebagian besar mengungsi ke saudara.

BPBD membangun huntara yang kini sudah dihuni oleh separuh jumlah keluarga yang mengungsi. Huntara dibangun di Lapangan Desa Padangjaya.




Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Share this article