Empat Skenario Antisipasi Penumpukan Kendaraan di Tol Pemalang Exit

Pemalang, GATRAnews – Kepolisian Resor Pemalang mempersiapkan empat skenario jika terjadi penumpukan kendaraan di pintu keluar tol Pemalang (Pemalang Exit) Pos Gandulan. Diprediksi, penumpukan kendaraan yang terjadi tahun lalu di Brebes Exit akan berpindah ke Pemalang Exit Gandulan.

Kepala Kepolisian Pemalang Agus Setyawan Heru Purnomo mengatakan pada H-6 lebaran ini, telah terjadi peningkatan volume kendaraan di Pantura antara ruas Lawangrejo hingga Pos Gandulan. Namun, peningkatan volume kendaraan itu disebut tak sampai membuat arus lalu lintas terganggu.

“Tim Terpadu Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2017 telah mempersiapkan empat skenario jika sampai terjadi penumpukan kendaraan, baik di ruas Pantura maupun Tol Pemalang Exit,” kata Agus kepada GATRA, Senin (19/6).

Agus menjelaskan, empat skenario tersebut yakni, pertama, kepolisian akan memprioritaskan kendaraan ke arah timur untuk keluar di Pemalang Exit Pos Gandulan, dengan skema 3:1. Yakni kendaraan dari arah barat akan dilintaskan sebanyak tiga kali hitungan waktu, sedangkan dari arah timur, atau yang akan masuk Pos Gandulan hanya sekali hitungan waktu.

“Jadi Pos Gandulan itu ada empat skenario yang telah kita sampaikan pada kunjungan Pak Kasops Polri dan Bapak Wakapolri juga sudah kita sampaikan. Bahwa kita memiliki empat skenario. Yang pertama kita prioritaskan kendaraan yabng keluar dari Pos Gandulan. Jadi 3:1,” jelasnya.

Jika kemacetan sudah menjalar hingga dalam tol Pemalang, alternatif kedua, Tim Terpadu akan melakukan contra flow di jalur antara Regina hingga Ulujami, dengan jarak 13,9 kilometer. Kata Kapolres, pihaknya telah mempersiapkan titik untuk melakukan contra flow.

Alternatif ketiga, Tim Terpadu juga akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan skema 3:1 di beberapa perlintasan sebidang yang kini masih aktif. Kendaraan yang akan menyeberang jalur mudik di perlintasan akan menunggu dan memprioritaskan kendaraan yang melintas di jalur mudik.

Kapolres mengemukakan, jika kemacetan semakin memburuk dan Jalur Pantura arah Pekalongan mengalami kemacetan, maka arus kendaraan akan dialihkan ke kiri, memutar ke Bantarbolang dan seterusnya untuk mengurai kemacetan.
 
Skenario keempat,  Pos PAM Terpadu diminta untuk membuka Sewaka Exit sehingga kendaraan yang akan menuju Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen bisa melintas. Sementara, kendaraan dari arah Purwokerto atau Purbalingga yang akan menuju Pos Gandulan akan diarahkan ke Batang tanpa melintas ke Pos Gandulan.

“Alternatif keempat, kita akan meminta Tim Terpadu untuk membuka Exit Sewaka,” jelas Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres Pemalang Agus Setyawan Heru Purnomo mengemukakan, Senin pagi ini pihaknya melaksanakan gelar pasukan pengamanan Operasi Candi Ramadniya 2017. Polres Pemalang mengerahkan 480 personel untuk pengamanan arus mudik dan balik.

“Pengamananan jalur mudik masih dilakukan oleh Satlantas Polres dan Pos PEngamanan masing-masing Kepolisian Sektor Sepanjang jalur mudik. Sedangkan Pos Pam Terpadu baru difungsikan pada Senin siang ini,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, tiap Pos Pengamanan sudah dibekali dengan Protokol Tetap (Protap) yang harus dilakukan jika situasi memburuk. Dengan begitu, secara terpadu tim akan berkoordinasi untuk mengantisipasi kemungkinan penumpukan kendaraan di titik-titik rawan macet.




Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Share this article