AMT Mogok, Suplai BBM Jateng Diklaim Tak Terganggu

Banyumas, GATRAnews – Pertamina wilayah Pemasaran Jawa Tengah mengklaim suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa Tengah tak terganggu akibat adanya pemogokan massal Awak Mobil Tanki (AMT) di berbagai daerah termasuk di Jawa Tengah.


Juru Bicara Pertamina Wilayah Pemasaran Jateng Muslim Dharmawan mengatakan dari informasi yang diterimanya, AMT Jateng hanya mengikuti aksi solidaritas AMT lain di berbagai daerah. Tercatat, hanya 17 anggota AMT dari berbagai Perusahaan Pemborong Pekerjaan Pengangkutan (4P) yang mengikuti aksi tersebut.

“Di Jawa Tengah itu hanya ada 17 orang. Itu pun sifatnya hanya solidaritas saja. Mereka hanya melakukan pembentangan spanduk tetapi tetap kerja seperti biasa. Jawa Tengah ini kondusif, Mas,” tandas Muslim, Senin (19/6).

Kecilnya jumlah AMT yang mogok ini dijamin tak berpengaruh terhadap suplai BBM di wilayah jalur mudik dan balik 2017. “Tidak mennggu suplai ke SPBU Mas. Semuanya aman-aman saja. Sampai sekarang lancar,” jelasnya.

Bahkan, kata Muslim, AMT Boyoloali pagi pagi tadi mulai membentangkan spanduk mendukung patra niaga mensukseskan kelancaran suplai BBM untuk arus mudik dan balik 2017

“Bahkan tadi di Boyoloali sempat mendeklarasikan bahwa siap mensuskeskan Satgas Lebaran 2017. Jadi memang kalau di Jawa Tengah itu memang ada, tetapi hanya sifatnya solidaritas sehingga tidak mogok total sehingga nggak jalan. Tetap jalan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, meski aksi mogok di Jawa Tengah tak dilakukan secara massal, namun pihaknya tetap melakukan langkah antisipatif jika sampai terjadi gangguan pada suplai dan stok BBM. Antara lain, dengan menggandeng TNI dan Polri untuk melakukan pengawalan suplai BBM ke SPBU.

Muslim menjelaskan, aksi mogok massal AMT itu diawali isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak yang dilakukan oleh beberapa Perusahaan Pemborong Pekerjaan Pengangkutan. Padahal, yang terjadi adalah, pekerja tak lulus dalam uji kesehatan sehingga tak bisa diangkat tetap atau tak lagi diperpanjang kontraknya. Namun, isu yang berkembang justru sebaliknya, terjadi PHK besar-besaran pada AMT.

Pertamina Jawa Tengah, kata dia, secara massif mensosialisasikan persoalan ini kepada AMT wilayah  Jawa Tengah sehingga aksi mogok massal itu tak terjadi di Jawa Tengah. Sejumlah SPBU wilayah Cilacap dan Banyumas har ini tetap beroperasi normal dan tak tampak tanda-tanda keterlambatan suplai BBM.



Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Share this article