Polres Banyumas Bentuk Satgas Anti-Black Campaign untuk Pilkada 2018 

Ilustrasi Pilkada (Antara/Prasetia Fauzani/AK9)

Banyumas, Gatra.com – Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah membentuk Satuan Tugas (Satgas) anti-black campaign alias kampanye hitam menyambut Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. 

Banyumas adalah salah satu dari tujuh daerah di Jawa Tengah yang menggelar pemilihan bupati (pilbub) yang bersamaan dengan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018.

Kapolres Banyumas, Bambang Yudhantara Salamun, mengatakan pembentukan Satgas Anti Black Campaign itu bertujuan mencegah kampanye hitam berupa fitnah atau menjelek-jelekkan pihak tertentu dengan tujuan menjatuhkan pasangan calon. Sebab kampanye hitam bisa membuat masyarakat resah dan membuat situasi Pilkada tidak kondusif.

Bambang menjelaskan, Polda Jawa Tengah telah membentuk Satgas Anti Black Campaign, yang dilanjutkan dengan pembentukan satgas di masing-masing Polres atau Polresta/Poltabes. 

Di Polres Banyumas, Satgas ini terdiri dari 20 orang personil dari satuan Reserse, humas dan intelejen.

“Karena di wilayah kita ada pemilihan bupati, maka perlu melakukan pembentukan Satgas anti black campaign. Ini bertujuan untuk menciptakan Pilkada yang aman dan damai,” katanya, Rabu (10/1).

Satgas Anti Black Campaign akan memantau isu-isu yang beredar selama 24 jam, terutama di dunia maya. Selain itu, Satgas ini, juga akan berpatoroli mencegah beredarnya kampanye hitam dalam bentuk cetak, seperti selebaran atau poster.

“Tidak boleh ada kampanye dengan cara menjelek-jelekkan suatu kelompok atau pasangan calon, sehingga menjadi ujaran kebencian atau fitnah kepada pihak-pihak tertentu,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, saat ini, kepolisian telah mendeteksi ada sejumlah akun yang terus menerus melakukan ujaran kebencian pada pihak tertentu. Satgas bakal memantau akun-akun ini. Jika telah cukup bukti terjadi pelanggaran Undang-undang Informasi dan Tansaksi Elektronik  (UU ITE), pelaku dapat dikenai sanksi hukum

Secara keseluruhan untuk pengamanan selama tahapan Pilkada dan Pilgub 2018,  Polres Banyumas menurunkan sedikitnya 939 personil Polisi, ditambah 300 personil TNI dan 1.500 Linmas.

Reporter: Ridlo Susanto

Editor: Basfin Siregar

Share this article