Djarot Tolak Ajakan Rekonsiliasi GNPF

Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (AFP/Goh Chai Hin/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat menolak rekonsiliasi dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI. Ajakan itu disodorkan GNPF usai vonis PN Jakarta Utara terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).


Gubernur DKI Jakarta Ahok dijatuhi vonis dua tahun penjara dalam kasus penistaan agama. Alhasil, Ahok harus nonaktif karena langsung dijebloskan ke Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.

 "Rekonsiliasi itu seperti apa. Kita tidak berbuat apa-apa. Kita tidak pernah berbuat melawan atau menganggap mereka lawan," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/5).

Djarot menilai ajakan GNPF melakukan rekonsiliasi sebagai sesuatu yang aneh. Pasalnya, selama ini pihak Ahok dan Djarot yang dirugikan oleh berbagai aksi yang dipimpin GNPF.

"Saya mengalami ketika salat di masjid (ditolak), padahal kita sesama muslim, ya enggak? jadi kok aneh yah, saya enggak ngerti," pungkas Djarot.

GNPF MUI selama ini menjadi motor penggerak berbagai aksi massa di Ibu Kota terkait kasus penistaan agama oleh Ahok. Seperti aksi 411, unjuk rasa 212 dan lainnya.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Share this article

Tagged under