Kunjungan ketua MPR Zulkifli Hasan di Pesantren Al Iman (dok. Humas MPR/yus4) Jakarta, GATRAnews - Hari Libur Tahun baru Islam dimanfaatkan Ketua MPR Zulkifli Hasan dengan menyapa santriwan
Panglima TNI Ziarah ke Makam Para Prajurit TNI di Timor Leste (dok. Puspen TNI/yus4) Jakarta,GATRAnews - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal
Dubes Malaysia, Zahrain Hashim (ketiga kanan) dan Mendikbud Muhadjir (kedua kanan) dalam acara peringatan 60th hubungan diplomatik Indonesia-Malaysia (GATRAnews/Nur Hidayat) Kompang dan Keris
Menristek Dikti Hadiri Deklarasi Kebangsaan Melawan Radikalisme di Fakultas Kedokteran UKI (GATRAnews/M. Rozak/yus4) Jakarta, GATRAnews - Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia diminta menghidupkan
Fadli Zon (Antara/Sigid Kurniawan/yus4) Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon angkat bicara terkait wacana pembubaran Kodim dan Koramil yang dilontarkan Gubernur Lemhanas, Letjen Agus
Syafii Maarif (GATRA/Arif Koes H/AK9) Yogyakarta,GATRAnews - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif melihat isu kebangkitan komunisme dan Partai Komunis Indonesia di Indonesia
Herawati yang didampingi Riza Deliansyah menyerahkan dana beasiswa kepada siswa. (GATRAnews/Dok. AI) Jakarta, GATRAnews - Sebanyak delapan orang perwakilan siswa berprestasi dari 4.000 anak yang

Fahri Hamzah ke Novel Baswedan; Kalau Pahlawan Jangan Cengeng, Hadapi!

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fahri Hamzah (GATRAnews/Abdurachman/AK9)

Jakarta,GATRAnews-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fahri Hamzah meminta penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan untuk menghadapi laporan yang dilayangkan terhadap dirinya. Novel diminta tidak menggunakan institusi KPK untuk melindungi dirinya. 

 

Novel sebelumnya dilaporkan oleh dua perwira tinggi di Mabes Polri. Pertama, dilaporkan Direktur Penyidik KPK Brigjen Aris Budiman karena menerima email dari Novel yang menyebutkan Aris tidak mempunyai kapasitas khusus untuk bersaksi dihadapan Pansus Hak Angket KPK. 

 

Kedua, dilaporkan oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Erwanto Kurniadi. Laporan yang teregister dengan nomor LP/4198/IX/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus ini memuat pernyataan Novel yang menyebutkan semua penyidik KPK dari kalangan Polri memiliki integritas yang rendah. 

 

“Novel jagan diambil pribadi kalau ada resiko pekerjaan terima dong. Terima jadi pahlawan tapi terima juga kalau diserang karena enggak selamanya pahlawan itu di tandu, kadang kena tembak juga. Pahlawan itu jangan cengeng, kalau enggak salah itu hadapi,” tegas Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, (8/9). 

 

Fahri meminta Novel untuk tidak menghindar atau menggunakan institusi KPK untuk melindungi dirinya. Seperti yang terjadi saat dia menjadi Kasat Reskrim Bengkulu dan diduga melakukan tindak pidana penganiayaan 

 

terhadap pencuri sarang burung walet, 2004 silam. Meski sudah P21, kasus ini kemudian dihentikan dengan terbitnya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) Nomor B-03/N.7.10/Eo.1/02/2016 yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu. 

 

SKPP ini kemudian di judicial review oleh salah satu keluarga korban. 

 

 

“SKPP sekarang sudah dikalahkan. Masuk pengadilan, hadapi dong. Pahlawan itu memang begitu, jalani hidup yang pahit. Berani jadi pahlawan berani pahit getir juga dong. Jangan tepuk tangannya doang, hu..hu..hu nya enggak diterima,” tegas Fahri. 


 

 

 

Reporter : Wem Fernandez  

Share this article