Biar Netral, KPK Ajukan IDI Periksa Kesehatan Novanto

Ketua KPK Agus Rahardjo (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meminta second opinion dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan Setya Novanto.


Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ini sebelumnya tidak hadir dalam pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP elektronik (e-KTP) karena sakit.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, second opinion mungkin diperlukan untuk mencegah keterangan yang berbeda dari masing-masing dokter.

“Pak Setnov di DPR punya dokter DPR, KPK juga punya dokter KPK. Kalau kemudian dua belah pihak berikan pendapat bisa bias, bisa memihak dengan kepentingan masing-masing. Jadi lebih baik kalau tim IDI biar lebih adil, lebih fair dalam menilai kondisi Setnov,” tegas Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/9).

Dia menambahkan, KPK juga tengah bersiap-siap untuk melawan orang nomor satu di Partai Golkar ini dalam sidang gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pada sidang perdana, Selasa hari ini, KPK tidak bisa menghadiri karena masih mempersiapkan dokumen dan berkas yang diperlukan.

“Biasanya pertemuan pertama memang sering kali kita mengajukan pengunduran, diundur ada yang dua minggu, kan persiapannya banyak. Kelihatannya tadi kita juga mengajukan praperadilan apakah itu disetujui atau tidak. Mungkin sudah ada putusan,” kata Agus.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo
 

 

Share this article