Fadli Zon: Laporan MAKI ke MKD Salah Alamat

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (ANTARA/Widodo S Jusuf/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon menilai, laporan dugaan pelanggran kode etik yang dilayangkan MAKI ke Mahkamah Kehormatam Dewan (MKD) salah alamat. Tidak ada bentuk intervensi hukum dalam surat terkait permintaan penundaan penyidikan Ketua DPR RI, Setya Novanto itu.

 
"Saya kira salah alamat ya, banyak orang berkomentar tentang surat tapi tidak pernah baca suratnya. Sehingga yang diproduksi dan direproduksi adalah berita-berita hoax," jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/9).
 
Dia menambahkan, surat sejenis kerap masuk ke meja pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Karena menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Bidang Politik dan Keamanan, maka wajar surat masuk ke mejanya.
 
"Surat yang ditulis itu biasa, belasan kali ditulis, bahkan sudah seperti template dan itu menjalankan fungsi pengawasan dan aspirasi masyarakat. Saya membuat surat seperti itu ratusan kali ya. Misalnya ada pengaduan, surat masuk isinya ini. Kami sampaikan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku," tegas dia.
 
Ditanya lebih lanjut isi surat itu, Fadli diplomatis menjawabnya. Tugas pimpinan adalah melanjutkan surat itu ke lembaga yang dimaksud.
 
"Iya, isinya ini, suratnya ini, terlampir. itu adalah aspirasi Novanto. Aspirasinya diteruskan. Itu ratusan surat seperti itu. Jadi ada surat kades seperti ini, ada penyerobotan lahan, ada kasus perlindungan hukum, kita surati semua," kata dia.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

Share this article

Tagged under