Presiden Joko Widodo (Biro Pers Setpres/yus4) Jakarta, GATRAnews - Pemerintah terus berupaya mengurangi ketimpangan dan kesenjangan yang terjadi di masyarakat Indonesia. Penerbitan sertifikat
Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Zainal Arifin (LIPI.go.id/yus4) Jakarta, GATRAnews - Sebelas kementerian, lembaga dan universitas di Indonesia
Menkopolhukam Wiranto (GATRA/Jongki Handianto/HR02) Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan, tidak ada impor sekitar 5.000
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Antara/Akbar Nugroho Gumay/yus4) Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa bangsa Indonesia saat ini dan ke depan harus menuntaskan tiga
Asrul Sani (Antara/Reno Esnir/yus4) Jakarta, GATRAnews - Pansus Hak Angket terhadap KPK mulai menyusun rekomendasi hasil penyelidikan. Masa kerja pansus akan berakhir pekan depan, tepatnya
Kementerian PUPR Bangun Tiga SPAM Baru. (Dok. Kementerian PUPR/AK9) Jakarta, GATRAnews - Dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui
Ketua DPD RI Oesman Sapta (dok. MPR/yus4) Jakarta, GATRAnews - Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung pembahasan posisi Kejaksaan Agung dalam amandemen UUD 1945 agar posisinya tugas dan fungsinya

Rakyat Disebut Puas Atas Kinerja Pemerintah, Jokowi Janji Kerja Lebih Keras Lagi

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo menanggapi hasil beberapa lembaga survei yang menyebutkan maayarakat puas atas kinerja pemerintah. Presiden menyerahkan penilaian kepada rakyat mengenai kinerja dirinya selaku Presiden dan juga kinerja pemerintah yang dipimpinnya. Apapun penilaian rakyat, Presiden berjanji, dirinya dan seluruh Kabinet Kerja akan terus bekerja keras. 

“Ya tugas kita adalah bekerja keras. Dan saya beserta seluruh kabinet akan terus  bekerja keras karea memang tugas kita bekerja,” kata Presiden Jokowi usai meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (14/9).

Terkait hasil survei itu, Jokowi menyerahkannya kepada masyarakat. Namun hasil survei itu diakui Presiden harus memacu pemerintah untuk bekerja lebih keras lagi. “Tentang penilaian, baik atau tidak baik, ya itu kita serahkan kepada masyarakat. Tetapi bahwa hasil yang telah ditunjukkan dari survei itu harus memacu kita untuk bekerja lebih keras lagi,” kata Jokowi. 

Dalam survei yang dirilis Centre For Strategic and International Studies (CSIS), Selasa (14/9) lalu,

yang melibatkan seribu orang sampel di 34 provinsi di Indonesia, sebanyak sebanyak 68,3% responden mengaku puas terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo – Wakil Presiden Jusuf Kalla sepanjang 2017. Tingkat kepuasan publik ini naik tipis 1,8% dibandingkan 2016 yang mencapai 66,5%, dan pada 2015 sebesar 50,6%.

Sebelumnya, lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei 4-14 Maret 2017, yang hasilnya, tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla sebesar 66,4%. Sementara survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMCR) pada 14-20 Mei 2017 mencatat sekitar 69% publik nasional puas terhadap jalannya demokrasi saat ini.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

Share this article