AH Semendawai : LPSK Siap Lindungi Saksi Dan Korban Kasus Terorisme

Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai (GATRA/Agriana Ali/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyambut baik komitmen Panitia Kerja (Panja) RUU Terorisme di DPR dan pemerintah untuk memperkuat peran LPSK dalam melindungi saksi dan korban kasus terorisme.


Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai mengatakan, komitmen tersebut sejalan dengan kebijakan pembangunan hukum di Indonesia bahwa perlindungan saksi dan korban dilakukan LPSK bersama instansi terkait lainnya. “Dalam hal ini LPSK sebagai leading sector dalam penanganan saksi dan korban, “ kata Semendawai di Jakarta, Kamis (14/9).

Komitmen tersebut, lanjut Semendawai sudah diwujudkan dalam pengesahan UU Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban dan telah disempurnakan melalui UU Nomor 31 Tahun 2014, tidak boleh lagi setback dengan memberikan peran tersebut ke institusi lainnya,” tegasnya.

Sudah menjadi kehendak dari DPR dan pemerintah untuk menjadikan LPSK sebagai lembaga yang bertanggung jawab untuk perlindungan dan pemenuhan hak-hak saksi dan korban kejahatan, termasuk di dalamnya saksi dan korban dalam tindak pidana terorisme.

Selama ini, ungkap Semendawai, LPSK sudah memberikan layanan kepada saksi dan korban tindak pidana terorisme. Jika dialihkan lagi, hal itu akan membingungkan para korban. “Yang diperlukan saat ini adalah dukungan dari pemerintah untuk pelaksanaan tugas LPSK yaitu dengan memperkuat sumber daya manusia, sarana dan prasarana, termasuk anggaran,” tukasnya.


 

Editor ; Sujud Dwi Pratisto

Share this article

Tagged under