Timnas Basket Tetap Seleksi Dua Pemain Naturalisasi

Mario Wuysang & Jamarr Andre Johnson (GATRAnews/Edward Luhukay)
Mario Wuysang & Jamarr Andre Johnson (GATRAnews/Edward Luhukay)

Jakarta, GATRAnews - Kepala pelatih tim nasional (timnas) bola basket putra Wahyu Widayat Jati menyatakan tetap menyertakan dua pemain naturalisasi Jamarr Andre Johnson dan Anthony Hangrove Jr. dalam seleksi meskipun keduanya tidak lagi bermain untuk klub masing-masing di Liga Bola Basket Indonesia 2017. "Mereka tetap di tim seleksi karena sebelumya sudah bermain di liga dan memiliki statistik," kata Wahyu --akrab disapa Cacing-- di Jakarta, pada pekan lalu.



Cacing melanjutkan, meski keduanya tidak lagi berkiprah di klub, Jamarr dan Hangrove sudah menyatakan komitmen untuk tetap ikut seleksi tim yang akan dikirim ke SEA Games 2017 di Malaysia.

SEA Games 2017 memang mempersilakan setiap negara memainkan satu pebola basket naturalisasi. Indonesia sejatinya memiliki tiga pemain naturalisasi yaitu shooting guard W88.News Aspac Jakarta Ebrahim "Biboy" Enguio Lopez serta dua big man, Jamarr (sebelumnya membela CLS Knights Surabaya) dan Hangrove (Aspac).

Namun, nama Biboy dicoret dari daftar pemain seleksi timnas karena tidak bermain di klub manapun pasca-terganjal aturan IBL 2017 tentang kuantitas pemain asing dalam satu tim. Hangrove sempat membela Aspac sampai Seri V IBL di Bandung sebelum ditukar dengan Dominique Williams.

Sementara Jamarr diganti oleh CLS jelang Seri VIII atau seri terakhir IBL 2017 karena dianggap tidak menampilkan kualitas terbaiknya di tim. "Karena masih bermain di beberapa laga di liga, kami menganggap mereka masih punya kesempatan membela tim nasional," kata Cacing, seperti dilaporkan Antara.

Dengan Jamarr dan Hangrove di tim seleksi, artinya dari 15 nama yang saat ini masih disaring, Indonesia cuma punya lima pemain big man untuk posisi center maupun power forward, termasuk Firman Dwi Nugroho (CLS Knights Surabaya), Christian Ronado Sitepu (Satria Muda Pertamina) dan Ponsianus Nyoman Indrawan (Pelita Jaya EMP Jakarta).

Satu nama lagi yang juga masuk seleksi, Adhi Pratama Prasetyo Putra (center Pelita Jaya) belum bisa bergabung karena masih berkutat dengan cedera panjang.

Dari 12 nama yang akan dibawa ke SEA Games Malaysia nantinya, Cacing ingin ada lima sampai enam big man karena lawan-lawan yang akan dihadapi di Negeri Jiran diprediksi banyak berpostur tinggi besar.

Timnas bola basket putra sendiri direncanakan kembali menggelar pemusatan latihan (TC) pada Mei 2017 demi meraih target berada di peringkat dua besar di Kejuaraan Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) 2017 yang digelar pada 12-18 Mei 2017 di Filipina.



Editor: Edward Luhukay

Share this article