Pacific Redam Aspac, BPJ Tumbangkan CLS

Tyrell Corbin (Dok. IBL)
Tyrell Corbin (Dok. IBL)

Bandung, GATRAnews - Pacific Caesar Surabaya berhasil menundukkan W88 News Aspac 69-67 pada Seri 8 Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017 di C-Tra Arena Bandung, Sabtu (18/3). "Kami menang dengan susah payah. Saya instruksikan anak-anak untuk konsentrasi pada defense terlebih dahulu," kata pelatih Pacific, Bisih. Kemenangan ini tak bisa mengangkat peluang Pacific menggeser Aspac di klasemen Divisi Putih, sebab pada pertemuan pertama Pacific kalah empat angka dari Aspac.



"Memang sebenarnya kami mencoba menang lebih banyak, tetapi beberapa peluang angka lepas seperti lemparan bebas yang tak masuk," kata Bisih, seperti dilaporkan iblindonesia.com.

David Seagers dan Kevin Loissele mencetak double-double. David dengan raihan 23 angka dan 11 rebound, sedang Kevin mencatat 28 angka dan 16 rebound. "Sayang lima free throw saya gagal," kata David .

"Hari ini kami bermain bagus dalam defense, tim ini pun semakin meningkat," ujar David yang yakin Pacific bisa bermain lebih bagus di babak playoff.

"Kami akan menang lagi bila bertemu di playoff," tekad David.

Di pertandingan tersebut Aspac menurunkan pemain impor barunya, Christopher Hill. "Chris belum punya chemistry dengan tim, dia baru bersama tim kemarin dan ini pertandingan pertamanya," kata pelatih Aspac, AF Rinaldo.

Aspac sebenarnya punya peluang menyamakan kedudukan, sayang lay-up Valentino Wuwungan di detik terakhir gagal membuahkan hasil. "Babak pertama kami bermain kurang greget," kata guard Aspac, Andakara Prastawa Dhyaksa.

"Kami juga masih meraba permainan Chris Hill, begitu pula dia masih coba mengenal permainan kami," kata Prastawa.

Hill hanya mencetak empat angka, enam rebound, dua assist , dua turn over dan tiga kali foul.

Dominique Williams mencetak 24 angka dan Abraham Damar Grahita menambah dengan 11 angka.

Sementara itu pada pertandingan lainnya Bima Perkasa mengakhiri babak reguler mereka dengan menciptakan kejutan luar biasa. BPJ menumbangkan juara bertahan CLS Knights Surabaya 85-82 lewat perpanjangan waktu.

Tyrell Corbin menjadi bintang utama dengan mencetak 50 angka dan terus bermain selama 45 menit! "50 angka adalah raihan tertinggi selama karier bola basket saya," kata Corbin, yang sempat mengalami kram di kaki tetapi terus bermain.

"Sejak bermain di SMA, saya terbiasa dengan kram, tak ada masalah," ujarnya.

Bagi Corbin, ini adalah malam luar biasa. "Bukan hanya bagi saya, tetapi juga tim. Luar biasa kami bisa mengalahkan salah satu tim terkuat di liga," tuturnya. "Biasanya di kuarter ketiga kami menurun, tetapi kali ini kami terus agresif," paparnya.

Selain 50 angka, Corbin mencetak 11 rebound dan sembilan assist. Center asing BPJ, Gjio Bain juga bermain luar biasa dengan mencetak 12 angka dan 15 rebound. Yanuar Dwi Priasmoro menambah dengan 11 angka bagi BPJ. Strategi BPJ memang berfokus pada Corbin. "Kami minta anak-anak bermain cepat dan berusaha memberi ruang pada Corbin. Salut pada anak-anak yang terus berjuang termasuk para rookie kami," kata pelatih BPJ, Liem Jiang Rien.

"Kami kehilangan ciri khas CLS yang bermain cepat dan ngotot. Defense juga kurang bagus," aku pelatih CLS, Wahyu Widayat Jati.

Pasukannya sebenarnya sudah diminta menjaga Corbin namun tak ada yang sukses.

Wahyu juga mengeluhkan para pemainnya yang kerap melakukan foul tak perlu sehingga tiga big man harus keluar lapangan, yakni Herman, M. Isman Thoyib dan Firman Nugroho. "Saya sebenarnya juga mencoba memberi kesempatan kepada beberapa pemain pelapis agar memperoleh pengalaman sebelum playoff, ternyata eksperimen saya gagal," kata Wahyu.

Kapten tim CLS, Sandy Febriansyakh mengakui fokus timnya kadang kendor. "Game plan sudah jelas untuk memperhatikan Corbin, tetapi kami malah kecolongan dari dia," kata Sandy.

Pemain baru CLS Aston Smith mencetak 25 angka dan 12 rebound, Bima Riski Ardiansyah menyusul dengan 20 poin.



Editor: Edward Luhukay

Share this article