Peralatan Cabor Diupayakan Selesai Sebelum Lebaran

Jakarta, GATRAnews - Persoalan peralatan latihan dan pertandingan yang melingkupi sejumlah cabang olahraga yang bertanding di SEA Games 2017 Malaysia menjadi perhatian serius dari ketua kontingan (CdM) Indonesia, Axis Syamsuddin.


Ia terus berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga beserta Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas untuk menyelesaikannya.

Berdasarkan penuturan Kemenpora, Azis menyebutkan persoalan peralatan itu akan diupayakan selesai pada pekan ini sebelum libur Lebaran, maksimal sebelum cuti bersama Lebaran pada 23 Juni nanti. Tim CdM pun akan menggelar pertemuan sebelum tanggal tersebut untuk menindaklanjuti komitmen dari Kemenpora.

"Memamg permasalahan ini dialami oleh hampir seluruh cabang olahraga. Kami akan intensifkan komunikasi dengan Kemenpora dan Satlak Prima untuk mencari solusi terbaik. Komitmen dari Kemenpora sebelumnya adalah untuk menyelesaikan permsalahan itu sebelum tanggal 23 Juni. Kami akan gelar pertemuan untuk menindaklanjuti hal itu," kata Azis usai pertemuan dengan manajer cabor di Jakarta, Ahad (18/6) malam.

Selain peralatan, persoalan lain yang melingkupi tim SEA Games ialah jadwal ujicoba yang tidak dapat terpenuhi karena belum mendapatkan izin dari Satlak Prima karena ketiadaan dana. Sejumkah cabor yang terkendala jadwal ujicobanya itu pun harus mendata ulang tempat dan jadwal ujicoba yang layak diikuti untuk meningkatkan performa atlet.

Wakil Ketua Satlak Prima, Sadik Al-Gadri meminta cabor yang terkendala untuk mengikuti ujicoba, khususnya yang berencana ke luar negeri untuk mengajukan kembali jadwal dan tempat ujicoba yang akan diikuti. Adanya permasalahan itu menurutnya karena ada perubahan dalam sistem pengadaan dan penganggaran pemerintah.

"Tapi dalam pertemuan di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan beberapa hari lalu, akan segera dicarikan solusi. Dan bagi yang terhambat ujicobanya bisa mengajukan kembali karena saat ini masih bisa untuk mengajukan untuk ujicoba di bulan Juli," kata Sadik.

Ketua Komisi Atlet Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Krisna Bayu mengatakan, saat ini KOI menerima pengajuan akreditasi hingga 1.500 nama untuk SEA Games 2017 Malaysia. Namun, pihaknya hanya akan memberangkatkan atlet dari cabor yang punya potensi meraih perak dan emas dalam ajang dua tahunan itu.


Reporter: Wanto
Editor: Arief Prasetyo

Share this article