Friday, 17 February 2017 22:07

#GantiKpudDki Jadi Trending Topik

Written by  IS/TMA
Rate this item
(0 votes)

Jakarta, GATRAnews - Tanda pagar (Tagar) #GantiKpudDki yang dibuat netizen menjadi tranding topic Twitter, Jumat (17/2). Neziten menyampaikan berbagai unek-uneknya soal dugaan pelanggaran pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta. Salah satu hal yang dipermasalahkan netizen adalah soal habisnya kertas suara, sehingga sejumlah pemilih tidak bisa menggunakan haknya untuk memilih calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

"Bagaimana bisa surat suara kurang? Hal ini tidak bisa ditolerir. Kesalahan ada di KPUD DKI," demikian kicauan pemilik akun @fritzglamord4.

Sedangkan pemilik akun @jeppri_silalahi menuliskan, menghilangkan hak warga negara untuk menggunakan hak pilih adalah kejahatan konstitusi.

Adapun pemilik akun @aisyamelani6 berpendapat, "Ketua KPUD DKI telah melanggar etika penyelenggaraan Pilkada di Indonesia."

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis pelanggaran pada pemungutan suara pilkada serentak tahun 2017. Berdasarkan temuan Bawaslu, pelanggaran terbanyak terjadi di DKI Jakarta.

Tenaga Ahli Bawaslu Rikson Nababan dalam jumpa pers di kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (16/2), mengatakan, terdapat 97 pelanggaran di DKI Jakarta. Adapun pelanggaran itu terdiri dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 26 kasus, logistik pemilu sebanyak 18 kasus, 5 kasus pelanggaran penyelenggara pemilu, 8 pelanggaran terkait politik uang, dan 40 kasus kesalahan prosedur.

Sedangkan untuk pelanggaran terkecil terjadi dalam pilkada Provinsi Sulawesi Barat sebanyak 11 kasus. Komisioner Bawaslu, Daniel Zuchron, mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti dan menelusuri seluruh hasil temuan pelanggaran tersebut.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Read 330 times Last modified on Saturday, 18 February 2017 15:23