Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (ANTARA/Reno Esnir/yus4) Jakarta,Gatracom-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebut Demokrat krisis kader muda, pasca meminang Emil Dardak
Emil Dardak. (Antara/Puspa Perwitasari/AK9) Jakarta, Gatra.com - Ketua Dewan Kehormantan PDIP Komarudin Watubun, menegaskan bahwa PDIP akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan Emil dari PDIP.
Yandri Susanto (Fraksipan.com/yus4) Jakarta, Gatra.com - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (F-PAN DPR RI) Yandri Susanto mengkritik langkah
Ahyar Abduh (GATRA/Hernawardi/yus4) Mataram, Gatra.com-Setelah menarik dukungan ke bakal calon Gubernur Nusa Tenggara Barat, HM. Ali Bin Dahlan yang bersikukuh maju lewat jalur independen, PDI-P
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung. (GATRA/Adi Wijaya/FT02) Jakarta, Gatra. com - Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham menepis anggapan  Wakil Ketua Dewan
Amien Rais (Antara/Regina Safri/yus4) Yogyakarta, Gatra.com- Anggota DPRD  sekaligus Wakil Ketua DPD PDIP DI Yogyakarta, Eko Suwanto menganggap pernyataan Amien Rais soal tuduhan pemerintah
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham. (GATRA/Virdi/FT02) Jakarta, Gatra.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golongan Karya (Golkar) yakin bahwa Setya Novanto akan bertindak kooperatif terkait
Saturday, 25 November 2017 18:03

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Partai Golkar. (GATRA/Agriana Ali/FT02) Jakarta, Gatracom - Dewan ...

Saturday, 25 November 2017 18:03

Budi Waseso (Gatra/Rifki M Irsyad/yus4) Jakarta, Gatra.com - Relawan Jateng Gemilang meminta Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) yang kini mendapuk ...

Saturday, 25 November 2017 18:03

Peneliti Senior CSIS J.Kristiadi (kiri). (Antara/Yudhi Mahatma/FT02) Jakarta,Gatra.com- Pengamat politik Central for Strategic and International ...

PAN Evaluasi Kekalahan Dede Yusuf di Pilkada Jabar

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Teguh Juwarno mengatakan, kekalahan pasangan Calon Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf-Lex Laksamana yang turut diusung PAN akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pemenangan pemilihan kepala daerah di sejumlah provinsi, terutama di Pulau Jawa. "Yang pasti, pembelajaran penting dari Jabar adalah sebagai bahan evaluasi untuk Pilkada lainnya," kata Teguh di DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu, (24/2).

 

Menurutnya, kekalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memenangkan Pilkada di sejumlah daerah, terutama di Pulau Jawa yang menjadi barometer dan lumbung suar nasional. "Ada Jawa Tengah dan Jatim. Jawa ini adalah pertarungan yang sesunggugnya, 67% ada di Jawa. Jadi saya kira, semua partai yang ingin menang 2014, harus bertarung dan memenangkannya di Jawa," beber Teguh.

 

Hal senada dikatakan, Ketua DPP PAN Bidang  Pemenangan Pemilu, Viva Yoga Muladi. "Kemudian, kenapa bisa kalah, nanti kita akan evaluasi," ujarnya. Secara singkat ia menjelaskan, ada korelasi antara pemilihan kepala daerah dengan pemilihan umum calon legislatif. "Ada korelasi, tapi tidak signifikan, kalau Pemilu legislatif lebih berdasrkan pada pigur Caleg-Caleg. Namun, sesuai mekanisme, untuk kepala daerah, kan sudah ditentukan, kepala daerah tidak boleh jadi Caleg, kalau jadi Caleg, maka harus mundur secara permanen," paparnya.

 

Dituturkan Viva, Dede yang baru saja kalah di Pilkada Jabar itu, awalnya merupakan kader PAN. "Sebenarnya, Dede itu dulu adalah kader PAN, setelah jadi wakil gubernur, keluar dari PAN dan masuk Demokrat. Namun, karena hubungan baik, maka kita dukung," pungkasnya.

 

Dari hasil hitung cepat Jaringan Suara Indonesia (JSI), Dede Yusuf-Lex Zaenal mendapat 25,55% suara. Sedangkan pasangan lainnya,  Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar (Demiz) memenangkan Pemilukada Jawa Barat 2013 dalam satu putaran, karena versi hitung cepat menunjukkan, mereka mendulang 32,19% suara. Kemudian, pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (27,97%), Irianto Syafiuddin - Tatang Farhanul Hakim (12,53%), dan Dikdik Maulana Arif Mansur-Cecep NS Toyib meraih (1,69%).(IS)

 

Share this article