Meski Diterpa Isu Munaslub, Golkar Akui Tetap Solid

Jakarta, GATRAnews - Baru setahun menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, nama Setya Novanto (Setnov) sepekan terakhir ini kembali diterpa isu tak sedap. Jabatanya di Partai Golkar digoyang dengan skandal korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

 
Rumor seputar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pun berkembang, sebesar isu e-KTP yang kini terus dibidik penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, partai berlambang Pohon Beringin ini baru saja menggelar Munaslub pada April 2016 lalu.
 
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham secara tegas membantah adanya Munaslub. Bagi dia, isu ini sengaja dihembuskan untuk merongrong soliditas partai.
 
“Semua solid enggak ada masalah, enggak ada di Golkar.Rapat kemarin juga semua solid baik DPP-DPD. Yang membuat isu itu bukan Golkar,” tegas dia di ‘markas besar’ Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (17/3).
 
Idrus juga menjawab diplomatis saat nama Setnov melalui pengakuan salah satu terdakwa dalam kasus e-KTP, Irman yang menyebutkan, pernah bertemu dengan ‘juru bayar’ Andi Agustinus alias Narogong.
 
“Saya kira gini ya, prinsip kita, kita percayakan dan hormati seluruh proses hukum yang ada dengan tetap berpegang prinsip asas praduga tidak bersalah. Itu kita prinsipnya. Sehingga kita hormati apa pun persidangan dan kita menyerahkan kepada kewenangan persidangan yang ada,” kata Idrus.
 
Golkar melalui Ketua Bidang Hukum dan HAM juga terus mengawal jalannya kasus ini. Dia berharap, tidak ada pihak yang memanfaatkan momen ini untuk ambisi politik dan kepentingan pribadi.


Reporter: Wem Fernandez 
Editor: Arief Prasetyo

Share this article

Tagged under