Buntut Dukung Ahok, PPP Yogyakarta Desak MLB

Yogyakarta,GATRAnews - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DI Yogyakarta mendesak segera digelar Musyawarah Luar Biasa (MLB). Tuntutan ini untuk menyingkapi polemik pecahnya PPP menjadi dua kubu yang berseberangan, kendati belakangan keduanya bersatu di Pilkada DKI Jakarta.

 

Saat acara  “Tabligh Akbar” di Titik Nol Kilometer,  Yogyakarta, Ketua DPW PPP DI Yogyakarta Syukri Fadholi menyatakan sesuai dengan keputusan rapat internal, PPP DIY tidak mengakui kedua kubu.

“PPP DI Yogyakarta tidak mengakui Romahurmuzy (Romi) maupun Djan Farid sebagai imam besar PPP karena mereka secara penuh mendukung penista agama yang mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta,” kata Syukri Jumat (7/4).

 Penista agama yang dimaksud adalah calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Karena telah mengingkari visi dan misi partai, Syukri mendesak kedua belah pihak dikeluarkan dari tubuh partai dan diadakan MLB untuk menentukan Ketua serta kepeguruan baru. Hal ini juga dimaksudkan untuk mengembalikan arah kebijakan partai.

Syukri menambahkan, jika memang Jakarta tidak mampu menyelenggarakan MLB, maka DPW PPP DI Yogyakarta bersedia 100% menjadi tuan rumah.

Senada dengan Syukri, salah satu sosok senior di PPP DIY, Umar Said, menyatakan kedua pimpinan PPP sekarang ini telah mengkhianati umat Islam yang memperjuangkan nilai-nilai dan kaidah.

“Saat ini PPP sengaja dibikin kisruh agar tidak bisa menjadi besar dan berkembang. Mereka tidak senang PPP menjadi ujung tombak demi kebesaran Islam berhasil melaksanakan tugas mulia ini,” jelasnya.

Menurut dia, MLB adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. MLB akan memberikan kesempatan bagi kader dan simpatisan mengembalikan kekuatan PPP dengan revolusi partai dan revolusi sosial.


Reporter: Arif Koes Hernawan

Editor: Rosyid

Share this article

Tagged under