Beredar Kontrak Palsu Anies-Sandi Berlakukan Syariat Islam di Jakarta

Jakarta, GATRAnews – Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) mendapat serangan kampanye hitam atau 'black campaign'.


Kali ini beredar surat pernyataan atau kontrak bertandatangan palsu yang menyatakan Anies-Sandi akan memberlakukan Syariat Islam di Jakarta.

"Ini fitnah lagi, setelah fitnah -fitnah sebelumnya. Tanda tangan saya tidak seperti itu," ujar Anies di Jakarta, Ahad (19/3).

Sementara, Sandiaga juga merasa nama dan tanda tangannya dicatut. Dia sendiri heran kenapa ada orang atau kelompok yang mau repot untuk membuat akad kontrak itu. "Jelas-jelas itu bukan tanda tangan saya," kata Sandiaga.

Akad itu sendiri dipastikan 'hoax' atau kabar bohong . "Mas Anies atau Bang Sandi tidak pernah menandatangani akad itu. Dan itu palsu," kata Wakil Ketua Tim Media Anies Sandi, Naufal Firman Yursak.

Naufal menambahkan dengan makin sering munculnya fitnah-fitnah baru, pihaknya yakin sedang ada pihak yang panik.

"Kami makin yakin bahwa ada pihak-pihak yang sedang mengalami kepanikan yang luar biasa. Kami mengajak kepada para relawan, simpatisan dan warga untuk tetap fokus pada program kerja dan makin kerja keras memenuhi harapan warga Jakarta untuk menciptakan perubahan di ibu kota," tambah Naufal, seperti dilansir laman Antara.


Editor: Arief Prasetyo

Share this article