Elektabilitas 5 Nama di Bursa Pilgub Sumsel Menanjak

Ilustrasi (GATRAnews/Handika Rizki/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Elektabilitas lima nama yang digadang bakal maju dalam pemilihan gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) 2018 mengalami kenaikan sesuai hasil survei ketiga dari Stratakindo Research and Consulting.


Peneliti dari Stratakindo Research and Consulting, Hasan Asy'ari, dalam keterangan tertulis, Rabu (13/9), mengatakan, kelima nama yang masuk bursa survei dan elektabilitasnya menanjak adalah Syahrial Oesman, Herman Deru, Dodi Reza Alex, Ishak Mekki, dan Aswari Riva'i.

Hasan menyampaikan, survei ketiga dilakukan pada 5 sampai 10 September 2017. Sedangkan survei sebelumnya, atau kedua, yakni 2-10 Juni 2017 terhadap 14 nama secara tertutup. Hasil survei ketiga, elektabilitas Syahrial naik ke angka 21,7% dari survei sebelumnya (2-10 Juni) sebesar 20,7%.

Herman Deru mengalami kenaikan cukup lumayan dari 17,8% ke angka 19,2%. Sementara Dodi Reza Alex memecahkan rekor, naik 5,8% yakni dari 8,8% ke 14,6%. Ishak Mekki dari 11,7% naik ke 12,2%, kemudian Aswari Riva'i merangkak dari angka 5,8% ke 6,3%.

Namun dua tokoh dari PDI Perjuangan, lanjut Hasan, dalam dua survei berurutan tidak mengalami perubahan elektabilitas secara signifikan, Edy Santana Putra berada di angka 3,3% dan Giri Ramanda Kiemas di angka 2,2%.

Sedangkan untuk nama lainnya berada di kelompok di bawah 2%, seperti Muzakkir Sai Sohar 1,5%, Susno Duadji 1,3%, Mularis Djhari 0,5%, Iskdandar Sahil 0,5%, Harunata 0,4%, Riduan Effendi 0,3%, Mawardi Yahya 0,3%, dan Sarjan Taher 0,2%. Undecided voters dalam survei kali ini sebesar 14,5%.

Hasan juga menyampaikan tingkat popularitas dan kesukaan responden terhadap kandidat. Lima nama yang masuk lima besar yakni Syahrial Oesman 82,1% dan disukai oleh 79,8%, Herman Deru dikenal 78,2% dan disukai 80,2%, Ishak Mekki dikenal 66,4% dan disukai 73,8%, Dodi Reza Alex Noerdin dikenal olej 58,8% dan disukai 51,6%, kemudian Edi Santana Putra dikenal oleh 55,6% dan disukai 52,2%.

Direktur Stratakindo Research and Consulting, Octarina Soebardjo, menambahkan,
tiga besar hasil survei kali ini adalah Syahrial Oesman dengan capaian elektabilitas sebesar 21,70% yang 12,70%-nya adalah pemilih militan. Posisi kedua diduduki Herman Deru dengan elektabilitas 19,20% dan pemilih militan 8,2%, kemudian posisi ketiga ditempati Dodi Reza Alex Noerdin meraih elektabilitas 14,60% dengan pemilih militan sebanyak 7,4%.

Menurut Octarina, hasil tersebut masih dinamis karena militansi pemilih semuanya masih rendah. Dari empat kandidat yang memiliki elektabilitas teratas punya potensi untuk bertempur satu sama lain. Bisa jadi ada yang dapat kendaraan bisa juga ada yang tidak, tergantung pada kemampuan masing-masing pihak menganalisis dan membaca peluang.

"Sejauh ini dengan melihat peta kekuatan yang ada nama-nama yang beredar satu sama lain punya peluang. Bisa menang, bisa kalah. Fragmentasi kekuatan yang ada menggambarkan suatu kondisi bahwa untuk menang memerlukan pergerakan kampanye yang massif dan terstruktur," katanya.

Octarina menjelaskan, survei ketiga lembaganya dilaksanakan dari 5-10 September 2017, populasi survei adalah seluruh masyarakat Provinsi Sumsel yang berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah.

Jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 820 orang dengan margin of error sebesar ± 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara terlatih. Satu pewawancara bertugas untuk satu kelurahan atau satu desa yang terdiri hanya 10 responden.

"Quality control secara random sebanyak 20% dari total sampel dilakukan oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. Waktu wawancara lapangan 5-10 September 2017," katanya.


Reporter: Iwan Sutiawan

Share this article