Panglima TNI Gatot Nurmantyo ziarah di kompleks makam Jenderal Soedirman di Yogyakarta (Gatra/Arif Koes Hernawan/yus4) Yogyakarta,GATRAnews - Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo membantah
Taufik Kurniawan (GATRA/Wem Hernandez/AK9) Jakarta, GATRAnews - Rekomendasi Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus Hak Angket KPK) akan dibahas di rapat pimpinan (Rapim)
Badan Arbitrase Nasional Indonesia (GATRA/Ervan Bayu/HR02) Jakarta, GATRAnews - Sengketa kepemilikan 'merek' Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) masih terus terjadi. Kepengurusan BANI yang
Presiden Joko Widodo (ANTARA/Setpres/HR02) Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo mengundang para ulama dan pimpinan pondok pesantren untuk bersilaturahmi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu
Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Desmond Junaidi Mahesa (ANTARA/Yudhi Mahatma/AK9) Jakarta,GATRAnews-Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat
Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo (GATRAnews/Wem Fernandez/HR02) Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bambang Soesatyo meminta Komisi
Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (Antara/Rivan Awal Lingga/yus4) Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Idrus Marham angkat bicara terkait rencana

Jokowi: Agama Jangan Jadi Komoditas Politik!

Jakarta, GATRAnews- Presiden Joko Widodo kembali menjelaskan pandangannya tentang hubungan agama dengan kehidupan bernegara. Sebelumnya Presiden sudah menyampaikan hal ini di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah pada akhir Maret lalu. Kali ini Presiden menjelaskan kembali pandangannya di Pondok Pesantren Kholifatulloh Singo Ludiro, Kecamatan Mojolasan, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (8/4).

Intinya, Presiden tidak ingin memisahkan nilai-nilai agama dalam politik. Yang penting adalah, "Jangan sampai agama dipolitisasi menjadi komoditas,” kata Presiden. Agama menurut Presiden, merupakan faktor penting dalam politik karena setiap keputusan kebijakan harus dilandasi dengan nilai-nilai kejujuran, nilai-nilai moralitas yang ada dalam setiap agama. Oleh karenanya politik dan agama harus beriringan dalam konteks yang benar.  

Kebijakan yang diimbangi dengan nilai spiritualitas, nilai pengabdian dan nilai-nilai yang diajarkan agama, "Itulah sambungnya politik dan agama,” ucap Presiden.

Jokowi mengingatkan agar pernyataannya jangan dicampuradukkan politik dan agama tidak disalahartikan. “Jangan dibelokkan. Masak politik tidak boleh dihubungkan dengan agama,” ujar Presiden.  

Jokowi hadir di Pondok Pesantren Kholifatulloh Singo Ludiro untuk meresmikan masjid dan gedung sholawat.  Di akhir sambutannya, Presiden yang hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengharapkan agar para santri dari Pondok Pesantren Kholifatulloh Singo Ludiro tidak hanya pintar mengaji, tapi juga memiliki pendidikan yang baik dan dibekali keterampilan vokasional.

"Setelah selesai belajar di pondok, para santri juga memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat saat memasuki masyarakat, memasuki dunia kerja yang ada," kata Presiden. Di Pondok pesantren tersebut, Presiden Joko Widodo juga tak lupa mengadakan kuis berhadiah sepeda untuk para santri dan masyarakat yang hadir.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

 

Share this article