Masinton Pasaribu (kiri) (GATRA/Wem Fernandez/HR02) Jakarta, GATRAnews- Fraksi PDI Perjuangan di DPR mengganti perwakilannya di Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi
Masinton Pasaribu (Antara/Rosa Panggabean/AK9) Jakarta, GATRAnews - Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menanggapi santai pergantian dirinya di posisi Wakil Ketua Panitia Khusus Hak
  Panglima TNI Gatot Nurmantyo ziarah di kompleks makam Jenderal Soedirman di Yogyakarta (Gatra/Arif Koes Hernawan/yus4) Yogyakarta,GATRAnews - Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo membantah
Taufik Kurniawan (GATRA/Wem Hernandez/AK9) Jakarta, GATRAnews - Rekomendasi Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus Hak Angket KPK) akan dibahas di rapat pimpinan (Rapim)
Badan Arbitrase Nasional Indonesia (GATRA/Ervan Bayu/HR02) Jakarta, GATRAnews - Sengketa kepemilikan 'merek' Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) masih terus terjadi. Kepengurusan BANI yang
Presiden Joko Widodo (ANTARA/Setpres/HR02) Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo mengundang para ulama dan pimpinan pondok pesantren untuk bersilaturahmi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu
Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Desmond Junaidi Mahesa (ANTARA/Yudhi Mahatma/AK9) Jakarta,GATRAnews-Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat

Jelang Tahun Politik, Jokowi Minta Ulama Jaga Kondusivitas

Presiden Joko Widodo (ANTARA/Setpres/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo mengundang para ulama dan pimpinan pondok pesantren untuk bersilaturahmi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/9). Dalam kesempatan itu, Jokowi mengingatkan tahun depan Indonesia sudah memasuki tahun politik. "Kami ingin sedikit mengingatkan kita semuanya bahwa tahun depan sudah mulai tahun politik. Jadi kami mohon bantuan kepada seluruh pimpinan pondok pesantren para ulama, kyai, pimpinan ormas, semuanya agar tahun politik, baik tahun depan maupun tahun depannya lagi, itu kita jaga bersama," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/9).

Jokowi mengatakan tahun depan akan menjadi tahun politik karena digelar pilkada serentak dan penetapan calon presiden dan wakil presiden. "Di Jateng, ada pemilihan gubernur. Kemudian pada September tahun depan itu sudah penetapan. Saya juga baru sadar.

Sudah penetapan capres dan cawapres," lanjutnya.

ia meminta para ulama, kyai, pimpinan pondok pesantren, dan ormas turut serta menjaga stabilitas politik dan keamanan. "Kami mohon agar kondusivitas di daerah, kerukunan antarmasyarakat, antarumat, betul-betul kita jaga bersama. Jangan sampai ada lagi usaha untuk memecah-belah, mengadu domba, kabar-kabar yang tidak baik yang mengakibatkan masyarakat menjadi terpecah. Padahal itu adalah perhelatan politik lima tahun sekali," ucapnya.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

Share this article

Tagged under