Pernyataan Amien Rais Dianggap Tak Konsisten dengan Pilihan Politik PAN

Amien Rais (Antara/Regina Safri/yus4)
Yogyakarta, Gatra.com- Anggota DPRD  sekaligus Wakil Ketua DPD PDIP DI Yogyakarta, Eko Suwanto menganggap pernyataan Amien Rais soal tuduhan pemerintah Presiden Joko Widodo menjual bangsa menunjukkan sikap tidak konsisten PAN.
 
 
Sebagai partai koalisi, seharusnya Amien Rais yang menjabat Ketua Majelis Kehormatan PAN tidak mengeluarkan fitnah dan ujaran kebencian.
 
 “Apa yang dinyatakan Amien Rais hari ini saya anggap sebuah langkah politik yang aneh. Di tengah bergabungnya PAN sebagai partai koalisi, pernyataan Amien ini seperti sikap oposisi yang tidak cerdas,” kata Eko saat bertemu dengan wartawan, Senin (13/11).
 
Eko menyatakan, tuduhan Amien bahwa saat ini bangsa ini sedang dijual oleh Presiden Jokowi sama sekali tidak benar dan tidak masuk akal. Menurut Eko, perlu pembuktian yang jelas untuk membenarkan pernyataan itu.
 
Sebagai petinggi PAN, menurut Eko, Amien tidak pantas menebar fitnah dan kebencian kepada pemerintah. Terlebih sebagai partai koalisi, seharusnya kritik yang disampaikan harus bersifat konstruktif.
 
“Terlebih kritik yang kejam diarahkan ketika pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur daerah demi kelancaran distribusi ekonomi. Kami sangat menyayangkan sikap itu dan menjadi paradoks di tingkat partai,” lanjutnya.
 
Eko berharap, dengan pernyataan ini PAN sebagai partai yang dilahirkan Amien segera mengambil langkah bijak. PAN diminta untuk jujur dengan pilihan politiknya. Jika memang ingin bekerjasama dengan pemerintah, maka dukungan harus mereka berikan atau sekalian saja beralih sebagai oposisi.
 
Usai mengadakan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Ngemplak, Sleman, Senin pagi, Amien menyatakan saat ini rezim Jokowi pura-pura tidak tahu bahwa ada kekayaan negara dijual ke bangsa lain.
 
Amien mencontohkan, penjualan sumber daya mineral dan hasil tambang yang mencapai 85 persen ke luar negeri.
 
 

 
Reporter : Arif Koes
 
Editor : Mukhlison

Share this article

Tagged under