Main Menu

PPK Kemayoran: Ujicoba Ini Untuk Evaluasi Jelang Asian Games 2018

Arif Prasetyo
10-02-2018 16:44

Ujicoba Untuk Evaluasi Jelang Asian Games 2018 (Foto: Dok. Arief)

Jakarta, Gatra.com – Perhelatan Asian Games 2018 tinggal tujuh bulan lagi. Persiapan venue dan wisma atlet sudah siap digunakan para atlet.  Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) pun sudah mulai menggelar test event atau uji coba beberapa cabang olahraga, 8 Februari-15 Februari 2018.


Uji coba ini digelar untuk menguji kesiapan arena dan panitia. Kedelapan cabang yang dipertandingkan adalah Atletik, Panahan, Basket, Tinju, Pencak Silat, Taekwondo, Voli Indoor, dan Angkat Besi. Sebanyak delapan negara berpartisipasi dalam turnamen ini.

Bahkan, test event ini mendapat perhatian dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan mengunjungi atlet taekwondo yang sedang berlaga di arena Jakarta International Expo Kemayoran, Sabtu (10/2) siang.

Sementara, Direktur Perencanaan dan Pembangunan, Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran, Riski Renando mengatakan, test event ini kami gunakan sebagai bahan untuk mencari segala kekurangan yang ada. Jika ada kekurangan maka kami langsung bisa memperbaiki. Agar nantinya jelang perhelatan Asian Games berlangsung diharapkan sudah tidak ada lagi masalah.

“Kita akan perbaiki jika ada kekurangan, seperti  tempat parkir, listrik, maupun transportasi,” ujar Rizki saat meninjau wisma  atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (10/2) .

Lanjut Rizky, PPK Kemayoran, sebagai pengelola tentu imengetahui seluk belum kawasan ini. Untuk itu PPK Kemayoran turut membatu perhelatan olahraga se-Asia terutama masalah penginapan atlet, transportasi, dan perparkiran.

“Kami juga bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk pengendalaian letak parkir karena sebelumnya yang melakukan pembangunan parkir di lahan kami. Jadi kami memberikan suport agar event Asian Games ini berjalan lancar,” tambah Rizki.

Dengan digelarnya test event ini para atlet yang datang dari berbagai negara sudah bisa menginap di wisama atlet Kemayoran. Mereka yang menginap di wisma atlet Kemayoran datang dari Thailand, Filipina, Korea Selatan, Mongolia, India, Malaysia, Timor Leste, dan Brunei Darussalam.

“Untuk test even ini hanya digunakan 2 tower tapi utuk gelaran Asian Games akan digunakan seluruh tower (10 tower), minimal 7 tower yang akan digunakan untuk penginapan atlet Asian Games,” kata Rizki.

Wisma atlet di Kemayoran ada dua: di Jalan Benyamin Sueb ada 7 tower yang terdiri dari 4 tower 32 lantai dan 3 tower 24 lantai. Dan di depan danau Kemayoran 3 tower. Setiap unit kamar memiliki luas 36 m2 yang terdiri dari dua tempat tidur dan satu tempat tidur single sehingga bisa menampung 3 atlet.

Fasilitas yang ada di dalam wisma adalah dilengakpi dengan AC, kamar mandi dengan pemanas air, pantry, TV, dan wifi. Standar ini tidak jauh dari wisama atlet Incheon, Korea.
 
“Nantinya, dari keseluruhan tower itu bisa menampung sekitar 21 ribu atlet. setelah selesai  test event ini akan kita evaluasi agar ketika event Asian Games ini bisa lebih baik lagi dari sekarang,” ujar Rizki.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
10-02-2018 16:44