Main Menu

Inasgoc Terus Berbenah untuk Sukseskan Asian Games

Wanto
13-02-2018 17:00

Ketua Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir memberikan keterangan pers terkait penyelenggaraan 18th Asian Games Invitation Tournament di Main Press Center, Jakarta. (ANTARA /Sigid Kurniawan/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Panitia penyelenggara Asian Games XVII/2018, INASGOC akan Terus berbenah untuk menyukseskan gelaran pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Pasalnya, ada beberapa masalah yang harus diperbaiki dan menjadi sorotan utama.


Ketua INASGOC, Erick Thohir di Jakarta, Selasa (13/2), menyampaikan, permasalah utama tersebut di antaranya soal penyelenggaraan Turnamen Invitasi atau Test Event kejuaraan multi event empat tahunan tingkat Asia yang digelar di Jakarta yang masih banyak kekurangan. Dalam catatannya, ada tiga dari lima aspek yang masih harus dibehani.

Ketiga aspek tersebut ialah Transportasi, Sistem Komunikasi dan Informasi, serta Akreditasi. Sedangkan dua lainnya seperti venue pertandingan dan wisma atlet Kemayoran diklaim tidak mengalami kendala serius. 

Khusus untuk transportasi, INASGOC akan terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait mereduksi 'ganasnya' kemacetan Ibu Kota. Salah satunya dengan mengusulkan agar sekolah diliburkan ketika Games Times atau pelaksanaan Asian Games yang berlangsung mulai 18 Agustus mendatang.

Menurut Erick, skema peliburan sekolah diharapkan akan mereduksi kemacetan Ibu Kota hingga menembus 20-30%. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penyesuaian jam kerja. 
 
"Catatan dari kami, mungkin ada tiga. Memang untuk issue transportasi pada saat ini tidak bisa prima. Kenapa? Karena memang bagaimana kita harus menurunkan tingkat kemacetan. Salah satu yang ingin kita lakukan, yaitu sekolah kalau bisa diliburkan. Tapi tentu itu otoritasnya bukan di kami," kata Erick.

"Lalu Asian Games Line-nya [menggunakan jalur Busway] harus jalan walaupun pada test event ini belum. Jadi bagaimana mereduksi kemacetan, dengan contohnya sekolah diliburkan, lalu jam kantor yang coba disesuaikan. Karena dari ujicoba yang kita lakukan kemarin, tanpa kemacetan melalui Asian Games Line itu sekitar 40 menit-an. Untuk tol, bisa dibawah 31 menit bahkan 27 menit," ujarnya.
 
Erick menambahkan, "Tetapi kemarin ada kejadian yang memang kebetulan hujan, macet, itu sampai hampir lebih dari satu jam walaupun sudah pakai tol. Ini jadi issue nomor satu, kembali bagaimana kita mengurangi kemacetan. Venue saya rasa alhamdulillah oke. Athlete Village juga bisa ditanggulangi. Jumlah tower memadai," paparnya.
 
Seperti diketahui, Test Event akan menjadi sebuah evaluasi bagi INASGOC untuk menyukseskan gelaran Asian Games 18 Agustus mendatang. Di mana, saat ini diterapkan kepada para peserta yang berasal dari 18 negara bermukim di Wisma Atlet Kemayoran. Dari sana, para kontingen tamu akan menuju tiga titik venue yang telah diplot INASGOC dalam melangsungkan Turnamen Invitasi.
 
Ketiga titik tersebut berada di Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan JI Expo Kemayoran. Di Komplek GBK mempertandingkan Panahan, Atletik, Basket, dan Voli. Sedangkan TMII akan menjadi venue Pencak Silat. Kemudian JI Expo mempertandingkan tiga cabor, di antaranya Tinju, Taekwondon, dan Angkat Besi.


Reporter: Wanto
Editor: Iwan Sutiawan

Wanto
13-02-2018 17:00