Main Menu

BPJT: Ujicoba Rekayasa Lalu Lintas Jelang Asian Games Akan dilakukan 2 Juli.

Sandika Prihatnala
26-06-2018 16:51

Ilustrasi Lalu lintas tol dalam kota Jakarta. (GATRA/Abdurachman/FT02)

Jakarta, Gatra.com - DKI Jakarta siap menyambut penyelengaraan Asian Games 2018. Guna mendukung ajang empat tahunin ini, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan bersama dengan stakeholder terkait terus mematangkan diri dalam hal mengatur lalulintas. 

 

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPJT) Kementerian Perhubungan Bambang Prihantono mengatakan, dalam dua bulan terakhir komunikasi intensif terjalin dengan stkakeholder. Diantaranya, Pemprov DKI Jakarta, Korlantas Polri, Ditlantas Polda Metro Jaya, Inasgoc, Kementerian Pekerjaan Umum, maupun Penyelenggara Jalan Tol. Tujuannya, lanjut Bambang, guna mensinkronkan beberapa paket kebijakan Transportasi guna mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

Karena itu, BPJT beserta stakeholder lainnya telah menyiapkan 3 paket kebijakan, yakni Manajemen Rekayasa Lalu-lintas (MRLL), Penyediaan Angkutan Umum dan Pembatasan Lalu Lintas Angkutan Barang (Gol III, IV dan V). Untuk pelaksanaan uji coba kebijakan MRLL dan Penyediaan Angkutan Umum siap dilakulan pada 2 Juli 2018.

"Sementara uji coba kebijakan Pembatasan Lalu-Lintas Angkutab Barang masih menunggu kordinasi lebih lanjut," katanya kepada wartawan dalam siaran persnya, di Hotel Harris, Jakarta, Selasa (26/06).

Selanjutnya, kata Bambang, paket kebijakan ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari konsep ganjil genap yang diusulkan Dishub DKI Jakarta.

"Setelah kami lakukan kajian insentif perlu kebijakan yang lebih komprehensif guna mendukung kelancaran transportasi selama penyelengaraan Asian Games di Jakarta," jelasnya.

Menurut Bambang, ketentuan penyelenggara menetapkan bahwa waktu tempuh dari wisma atlet ke venue atau antar venue tidak boleh lebih dari 30 menit. Sementara di sisi lain kondisi kemacetan di Jakarta terbilang sangat parah.

"Hasil kajian kami menunjukan perluasan kebijakan ganjil genap di jalan-jalan arteri di wilayah DKI Jakarta yang diusulkan Dishub Pemprov DKI Jakarta, harus dilengkapi dengan kebijakan pendukung untuk lebih menjamin kelancaran transportasi Asian Games," ia menjelaskan.

Lebih lanjut, ia mengatakan, uji coba maupun pelaksanaan 3 kebijakan ini nantinya akan sepenuhnya melibatkan semua stakeholder yang terkait. Sementara itu, kebijakan uji coba akan berlangsung selama dua minggu dengan langkah-langkah evaluasi.


Reporter : MEF

Editor : Sandika Prihatnala

 

Sandika Prihatnala
26-06-2018 16:51