Main Menu

Uji Coba Dianggap Berhasil, LRT Palembang Operasional Senin Besok

Hendri Firzani
22-07-2018 09:26

Rangkaian Light Rail Transit (LRT) Palembang berada di Stasiun Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatra Selatan. (ANTARA/Nova Wahyudi/RT)

 

Palembang, Gatra.com – Setelah Sempat mengalami penundaan, Light Rail Transit (LRT) Palembang akhirnya dijadwalkan akan mulai beroperasi pekan depan. Pengoperasionalan LRT, kata PPK LRT Suranto masih akan bersifat terbatas. Pihaknya bersama dengan PT. Kereta Api Indonesia (PT.KAI), baru akan mengoperasionalkan dua rangkaian LRT.

 

Setiap rangkaian akan berisi tiga gerbong dengan daya angkut satu train bisa mencapai sekitar 300 penumpang. ”Pengoperasionalannya bersifat masih terbatas, belum seluruhnya dijalankan. Awalnya, baru dua kereta yang diujicobakan baru kemudian ditambah,” ujarnya dihubungi Gatra.com.


Pengoperasionalan baru akan efektif senin besok setelah proses ujicoba tahap awal berhasil. Setelah dua train yang dioperasionalkan, dia memastikan akan menambah jumlah train lainnya.

Sampai dengan pelaksanaan Asian Games, Agustus mendatang. Transportasi LRT akan optimal peroperasionalannya bagi atlet dan official dengan rute Bandara SMB II-Depo Jakabaring. Sehingga, kata Suranto, pengoperasionalan LRT akan dilakukan pada seluruh rutenya, yakni mulai deri Depo Jakabaring-Bandara SMB II Palembang,”Kita tes dari ujung timur ke ujung barat, seluruh rel LRT diujicoba dengan waktu-waktu pengoperasionalan yang berbeda,”ucapnya.


Adapun, waktu pengoperasionalan LRT akan berlangsung dari pukul 08.00 wib-17.00 wib. Pada sepanjang waktu itu, train dijadwalkan akan bergerak dengan waktu tempuh dan waktu tunggu mencapai sekitar 1 jam,”Nanti waktu perjalananya juga disesuaikan,”sambungnya.

Ditambahkannya, pengoperasionalan LRT yang sifatnya masih terbatas masih terus dilakukan evaluasi. Karena itu, kapasitas angkut untuk tahap awal pengoperasionalan masih akan terbatas. Selain hanya akan ada dua trainset yang diujicoba dengan jumlah penumpang juga akan dibatasi,”Belum seluruh train bisa dimaksimalkan dengan kapasitas penuh,”katanya.

Dia pun mengatakan pembatasan jumlah penumpang dan operasional LRT juga disebabkan karena masih ada pekerjaan-pekerjaan minor dengan standar kualifikasi keamanan. Beberapa pekerjaan tersebut masih harus diselesaikan menjelang Asian Games mendatang.

 

”Ada juga beberapa pekerjaan dengan resiko yang masih harus dirampungkan. Karena itu, butuh ruang pekerjaan yang cukup. Jika jumlah penumpang dimaksimalkan, ruang dan pekerjaan akan mengalami keterhambatan,”terangnya.

Untuk tahap awal ini, proses ujicoba tarif yang dipergunakan sebesar Rp5.000/penumpang dengan rute di dalam kota Palembang. Sementara jika rutenya penuh dari Bandara SMB II-Jakabaring, maka tarif yang dikenakan mencapai Rp10.000/ penumpang dalam satu kali perjalanan. PT KAI juga mempersiapkan petugas di ticketing di setiap stasiun. Proses pembayaran dilakukan dengan sistem e-money yang bekerjasama dengan Bank Sumselbabel.


Sebelumnya, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah masih akan mensubsidi pengoperasionalan LRT Palembang sampai dengan akhir tahun mendatang. Sampai dengan dioperasionalkan menjelang dan saat setelah Asian Games, pemerintah akan menerapkan tarif yang bersaing dengan angkutan penumpang di dalam kota Palembang,”Tarif masih akan terus dibahas, namun untuk pengoperasionalan akan dimulai menjelang Asian Games, dan pemerintah akan memberikan subsidi tarif,”ungkapnya.


 

Reporter: Tasmalinda

Editor: Hendri 

Hendri Firzani
22-07-2018 09:26