Main Menu

Bencana di Kerala Mencemaskan Perenang India di Asian Games

Rosyid
23-08-2018 11:00

Atlet renang India, Sajan Prakash. (Dok. Twitter/@swim_sajan/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Perenang India Sajan Prakash benar-benar cemas dengan nasib keluarganya di Kerala India yang mengalami banjir paling parah dalam beberapa dekade terakhir dan menewaskan sedikitnya 350 orang. Lima anggota keluarganya tidak diketahui nasibnya. Dalam kondisi galau, dia bertanding di nomor 200 meter gaya kupu-kupu pria. 

Prakash menjadi perenang India pertama yang masuk final Asian Games dalam 30 tahun terakhir. Dia menyadari rasa cemasnya akan mempengaruhi penampilannya. Meskipun dia berusaha mennyingkirkan kekhawatiran itu, dampaknya terasa di lintasan.  Dia finish di urutan ke-lima, terlempar dari zona medali. 

"Saya sulit tidur, memikirkan keluarga saya," kata Praksash. "Saya belum mendapat kabar mereka karena mereka terputus dari jaringan telepon sehingga tidak bisa mengbungi kami," katanya kepada times of india, Rabu (22/8).

Ibunya, Shantymol yang tinggal di Tamil Nadu, negara bagian tetangga Kerala sengaja tidak mengabarkan bencana itu agar konsentrasi Prakash tidak terganggu. Tapi kabar bencana itu datang kawan-kawannya. Dia mencoba menyingkirkan kkecemasannya meskipun sudah tiga hari tidak ada kabar dari kampung halamannya.

Meskipun gagal meraih medali,  penampilan Prakash di Jakarta   berhasilmenorehkan  rekor nasional  dengan 1 menit 57.75 detik.  Medali emas di nomor 200 mter gaya kupu-kupu ini diraih Seto Daiya dari Jepang (1.54,53 detik), perak diraih Nao Horomura dari Jepang dan perunggu Li Zhuhao dari Cina


Editor: Rosyid

 

Rosyid
23-08-2018 11:00