Main Menu

Emas Kedua di Palembang dari Cabor Dayung

Iwan Sutiawan
25-08-2018 00:08

Regu dayung putra Indonesia melakukan selebrasi di atas perahunya ketika berhasil juara pada final dayung kelas ringan delapan putra Asian Games 2018 di Venue Rowing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/8). (ANTARA/INASGOC/Zabur Karuru/RT)

Palembang, Gatra.com - Setelah cabang olahraga (cabor) panjat tebing, akhirnya cabor dayung juga menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Dalam final yang digelar di Danau Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, satu emas berhasil diperoleh dari tim dayung Indonesia, Jumat (24/8).

Tim dayung Indonesia berhasil meraup emas dari nomor kelas ringan delapan putra. Kakan dkk berhasil mencatat waktu 6,8 menit. Posisi ini lebih unggul dibandingkan tim Uzbekistan yang mencatat 6,12 menit dan tim Hongkong yang harus puas di 6,14 menit.

Selain tim nomor kelas ringan delapan putra, medali juga diraih pada nomor empat putra dan nomor empat putri. Pada nomor dayung empat putra medali emas berhasil direbut oleh India dengan catatan waktu 6,17 menit kemudian barulah Indonesia dengan catatan waktu 6,20 menit dan medali perunggu diperoleh Thailand dengan catatan waktu 6,22 menit.

Tidak seperti putra, tim putri Indonesia harus puas mendapatkan posisi ketiga dengan medali perunggu. Pada laga final itu, tim dayung putri diperoleh oleh Tiongkok dengan catatan waktu 7,05 menit dan kemudian Vietnam dengan catatan waktu 7,14 menit dan barulah Indonesia dengan catatan waktu 7,19 menit.

Perolehan medali emas inipun diapresiasikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Usai melakukan kunjungan di beberapa venue di JSC Palembang sampai dengan sore hari. Imam menyatakan sangat mengapresiasikan upaya dan usaha keras dari para atlet Indonesia yang telah berhasil atau belum berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia.

"Kita harus hargai semua usaha, karena saya yakin jika para atlet berkeinginan menang dan memberikan yang terbaik bagi bangsa," ujarnya.

Dengan perolehan sampai dengan hari keenam pelaksanaan Asian Games, dia mengatakan Indonesia masih berpeluang pada cabor-cabor yang masih berlaga. Di Palembang, potensi emas masih sangat terbuka, terutama pada cabor yang menjadi unggulan. "Indonesia masih bisa," ujarnya.

Saat ditanya soal bonus pada atlet yang berprestasi, Imam mengatakan jika para atlet tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Mengingat pemerintah serius akan janji penghargaan yang akan diberikan pada atlet Indonesia. "Sudah jangan ragu, kita buktikan yang terbaik saja," katanya.

Imam hadir di Palembang dan sempat menonton beberapa laga seperti dayung dan sepak takraw. Selain Imam, hadir pula Menteri Perhubungan, Budi Karyana Sumadi yang sempat menonton pertandingan voli pantai putra tim Indonesia.


Reporter: Tasmalinda
Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
25-08-2018 00:08