Main Menu

Indonesia Siapkan Strategi Khusus untuk Tambah Medali di Sepak Takraw

Iwan Sutiawan
25-08-2018 12:45

Pemain sepak takraw putra Indonesia Saiful Rizal. ( ANTARA /INASGOC/Ferdy Siregar/RT)

Palembang, Gatra.com - Pelatih Timnas Sepak Takraw Indonesia, Asry Syam mengatakan, memiliki strategi khusus bagi anak didiknya dalam menghadapi ketiga nomor yang akan dipertandingkan dalam Asian Games XVIII, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/8).

Untuk tim putri, kata Asry, akan ada penguatan mental para atlet agar mereka lebih siap dalam menghadapi lawan-lawan berat. Melihat hasil pertandingan nomor tim regu putri, performa yang ditampilkan dua tim, dari tiga tim yang diturunkan, dinilai kurang maksimal dan menjadi penyebab ketertinggalan timnas putri.

Asry menuturkan, kekalahan yang dialami tim putri saat melawan Vietnam dan Myanmar diakibatkan faktor mental yang kurang kuat dari sejumlah pemain baru. Berbeda dengan Lena-Leni yang menjadi ujung tombak tim putri dan merupakan atlet senior, sebagian rekan di timnas merupakan pemain muda.

Namun Asry optimistis, baik tim putra dan putri bisa mencapai target di nomor quadran putra-putri dan regu putra, karena timnas sudah memiliki jam terbang latihan, pengalaman, dan pertandingan yang tinggi di ketiga nomor tersebut.

Pertarungan yang dijalani Timnas Sepak Takraw di Asian Games 2018 seperti dilansir Antara, menjadi perhatian pemerintah pusat, terbukti dengan hadirnya sejumlah menteri untuk menyaksikan secara langsung jalannya pertandingan.

Menteri pertama yang hadir ialah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani bersama dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafrudin, yang juga menjabat sebagai Ketua Kontingen Timnas (CdM) Indonesia.

Saat ditemui dalam kunjungan tersebut, Puan mengatakan, optimistis Indonesia akan memperoleh medali dari cabang olahraga sepak takraw yang sedang dipertandingkan di Ranau Hall JSC Palembang.

Keyakinan tersebut muncul karena Indonesia merupakan negara yang cukup kuat di bidang olahraga sepak takraw dan berharap timnas bisa berjuang semaksimal mungkin untuk memberikan medali bagi Indonesia.

Hal senada juga disampaikan Menpan-RB Syafrudin, yang yakin Timnas Sepak Takraw bisa menyumbangkan medali pada perhelatan Asian Games 2018 di Palembang.

Syafrudin mengatakan bahwa separuh cabang olahraga yang ditandingkan di Palembang berpotensi meraih medali emas, termasuk sepak takraw. Oleh karena itu, ia dan Menko PMK merasa punya kepentingan untuk mendampingi dan melihat perkembangan atlet saat bertanding.

"Pendampingan akan memberikan semangat bagi atlet sehingga bisa fokus untuk meraih target yang sudah diberikan," kata Syafrudin dilansir Antara.

Dalam kesempatan itu, kedua menteri juga sempat berfoto dan berbincang dengan beberapa atlet Timnas Putri Sepak Takraw untuk memberikan dorongan semangat.

Kunjungan terakhir dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang ikut menonton laga timnas putra melawan Laos di babak semifinal nomor double.

Meski dalam pertandingan tersebut Indonesia kalah oleh Laos, namun Menpora dengan besar hati tetap menyemangati timnas putra Sepak Takraw dan memberikan semangat kepada atlet.

Menpora begitu menghargai seluruh perjuangan yang sudah dilakukan para atlet, meski mengalami kekalahan namun perjuangan yang sudah dikeluarkan timnas putra patut diacungi jempol.

Ia pun meminta masyarakat Indonesia khususnya penggemar sepak takraw untuk menghargai kerja keras timnas dan harus memberikan semangat. Tidak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung olahraga sepak takraw, baik atlet, pelatih, hingga 'official'. "Kerja keras yang ditampilkan hingga hari ini sungguh luar biasa," katanya.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
25-08-2018 12:45