Main Menu

Jessa Khan Atlet Naturalisasi Kamboja-Amerika Raih Emas

Arif Prasetyo
26-08-2018 23:18

Atlet jujitsu Kamboja Jessa Khan (bawah) bertanding melawan atlet jujitsu Thailand Suwanan Boonsorn (ANTARA FOTO/INASGOC/Talchah Hamid/yus4)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com – Atlet jiu-jitsu Kamboja Jessa Khan berhasil meraih medali emas untuk negaranya. Atlet Kamboja ini ternyata lahir di Texas, tinggal di California selatan dan bersaing untuk tempat kelahiran ayahnya.

 

Pada usia 16 tahun, Jessa Khan telah memenangkan setumpuk medali emas di kompetisi negara bagian, regional dan internasional. Tapi ini tidak ada yang cocok dengan medali emasnya di jiu-jitsu di Asian Games 2018.

"Saya memenangkan banyak medali emas sebelumnya, tetapi yang satu ini sangat istimewa," katanya, seperti dikutip Associated Press, Ahad (26/8).

Khan mengatakan, mengunjungi Kamboja untuk pertama kalinya hanya dua pekan yang lalu, tertarik untuk bersaing untuk negaranya di cabor jiu-jitsu, yang merupakan program olahraga Asian Games untuk pertama kalinya.

"Ini sangat berarti karena ini adalah pertama kalinya mereka memiliki jiu-jitsu, jadi saya senang dapat memenangkannya untuk Kamboja dan - membuat sejarah," katanya.

Pasti istimewa bagi ayahnya, Peter, yang melarikan diri dari Kamboja selama pembunuhan massal rezim Pol Pot. Ia dilahirkan di Phnom Penh. Khan mengatakan ibunya, April, memiliki akar Amerika Latin.

"Ayah saya berbicara tentang Kamboja dan betapa indahnya itu," kata Khan. "Dia beruntung."

Khan adalah satu dari enam bersaudara dengan tiga perempuan dan dua laki-laki. Halaman Facebook-nya mengatakan dia mengambil jiu-jitsu pada usia 12 tahun dan menunjukkan bahwa dia mengenakan banyak medali.

Foto terbaru menunjukkan medali emas tergantung di lehernya di Jakarta dengan bendera merah dan biru Kamboja menutupi bahunya.

Khan tinggal di Newport Beach, California, dan mengatakan dia sedang belajar di rumah "karena saya sering bepergian dan berkompetisi."

“Terima kasih untuk semua pengikut baru saya dan orang-orang Kamboja!” katanya di Facebook.

Vath Chomreun, sekretaris jenderal komite Olimpiade nasional, mengatakan kepada AP bahwa pemerintah Kamboja memberi bonus $ 20.000 kepada pemenang medali emas. Dia mengatakan perdana menteri juga mendistribusikan sesuatu yang ekstra untuk pemenang medali.

Kamboja, dengan populasi sekitar 15,5 juta jiwa, memenangkan medali emas pertama kalinya di Asian Games empat tahun lalu di Incheon, Korea Selatan. Kali ini di Indonesia memperoleh dua medali emas di pekan pertama - Khan di jiu-jitsu, dan lainnya di jet ski oleh On Moeut Saly. Saly juga memenangkan perunggu di jet ski.


Editor: Arief Prasetyo

 

Arif Prasetyo
26-08-2018 23:18