Main Menu

Cina Ketemu Iran di Final Bola Basket Putra

Arif Prasetyo
31-08-2018 05:41

Pebasket Cina, Wang Zhelin (kanan) melakukan Drive melewati pemain Chinese Taipei (ANTARA FOTO/INASGOC/Wahyudin/yus4)

P

Jakarta, Gatra.com – Pertandingan bola basket antara Cina melawan Iran bakal seru di partai final Asian Games 2018 dan menjumpai wajah-wajah familiar yang berada di tim lawan.

 

Ternyata pebasket Iran selama ini bermain di Liga Bola Basket Cina (CBA) dan pelatih Cina Voogd sudah tak sabar menghadapi di laga pamungkas. Cina maju ke final setelah mengalahkan Chinese Taipei 86-63 di semifinal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis.

"Kami sangat tak sabar bertemu Iran. Mereka tim yang baik, dengan pelatih hebat dan kami cukup familiar dengan beberapa pemainnya," kata Voogd, seperti dikutip Antara.

Di roster Iran setidaknya ada dua nama yang musim 2017-2018 lalu bermain di CBA, yakni kapten tim Mohammadsamad Nikkhahbahrami yang membela Nanjing Monkey Kings serta Hamed Ehdadi yang berseragam Sichuan Blue Whales.

Baik Nikkhahbahrami maupun Ehdadi memang sosok penting di Iran, termasuk ketika mereka mengalahkan juara bertahan Korea Selatan 80-68 di semifinal.

Ehdadi misalnya, sukses mengunci ruang gerak pemain naturalisasi asal Amerika Serikat, Ricardo Ratliffe yang bermain di Korea, di paint area, sembari membukukan 23 poin, 7 rebound dan 8 assist.

Sedangkan Nikkhahbahrami mencatatkan 8 poin, 8 rebound dan 6 assist di laga tersebut.

Oleh karena itu, Voogd mengaku tim pelatih basket putra Cina akan segera melakukan pemetaan kekuatan lawan lebih mendalam agar pemainnya Zhou Qi dkk siap menghadapi Iran di final.

"Kami ingin memastikan para pemain siap baik secara mental maupun fisik, cukup istirahat," katanya.

Pertandingan Cina melawan Iran memperebutkan medali emas basket putra Asian Games 2018 akan digelar di Istora Senayan, Sabtu (1/9), setelah Taipei dan Korsel berebut medali perunggu.


Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
31-08-2018 05:41