Main Menu

Roller Skate Indonesia Tak Mampu Mengulang Sejarah di Palembang

Iwan Sutiawan
31-08-2018 19:32

Konferensi pers tim roller skate Indonesia. (GATRA/Tasmalinda/RT)

Palembang, Gatra.com - Tim roller skate Indonesia tak mampu mengulang sejarah di Kota Palembang. Tak satu medalipun mampu diraih pada Asian Games 2018 ini. Padahal, pada Sea Games 2011 lalu, tim Indonesia mampu menyapu bersih 12 medali emas.

 

Pelatih tim roller skate Indonesia putri, Heryadie Yedhie, mengatakan, nihilnya medali di Asian Games ini karena faktor kesiapan tim. Tim Indonesia baru berlatih lebih kurang tujuh bulan yang lalu. Idealnya, persiapan Asian Games ini minimal dilakukan selama dua tahun.

"Ada faktor latihan yang kurang, dan memang itu diakui oleh tim Indonesia. Beberapa evaluasi atas pertandingan tadi, terus kita lakukan menjelang persiapan Sea Games 2019 nanti," ujarnya di Palembang, Jumat (31/8).

Memang, kata dia, venue Jakabaring Sport City (JSC) Palembang sudah tidak asing lagi bagi atlet Indonesia, mengingat Sea Games tujuh tahun yang juga digelar di Palembang. Namun saat itu, tim Indonesia mampu menyapu bersih perolehan medali nomor yang dipertandingkan. "Karena beda kelas, saat Asian Games yang di hadapi se-Asia, Indonesia pernah menjuarai di tingkat Asia Tenggara dengan 12 emas di Sea Games 2011 di Palembang," ujarnya.

Pada tingkat Asia kali ini, Indonesia menghadapi juara dunia. Beberapa negara mengantongi prestasi roller skate tingkat dunia, di antanya Korea, Jepang, China, dan China Taipe. Alhasil, tim roller skate Indonesia tidak menembus lima besar dalam nomor 20 kilometer putra dan puti. Atlet roller skate putra Indonesia, Muhammad Oky Andrianto hanya mampu berada di urutan tujuh besar di bawah China, China Taipe, dan Korea.

Selain kesiapan yang dinilai kurang maksimal, Heryadie mengatakan jika atlet yang dibawa pada Asian Games kali ini merupakan bibit muda. Sehingga Asian Games kali ini dijadikan evaluasi guna mencapai prestasi roller skate di masa mendatang. "Tadi tim Indonesia, bermain melawan juara dunia. Itu pengalaman yang meski menjadi pembelajaran dan evaluasi," ujarnya.

Adapun hasil perolehan di cabor roller skate, medali emas nomor putra dan putri diborong oleh China Taipe. Di nomor putra, atlet China Taipe, Tsucheng Chao merupakan yang tercepat dengan catatan waktu 33, 5 menit. Adapun medali perak diperoleh Gwangho Choi dengan waktu 33, 516 menit dan perunggu milik Guensoeng Son dari Korea dengan catatan waktu 33, 519 menit.

Sedangkan atlet Indonesia, Muhammad Oky Andrianto berada di posisi ketujuh dengan catatan waktu 33,559 atau selisih 4,5 detik dari pemegang medali emas. "Oki yang saat Sea Games mengantongi emas, dan Asian Games berada di posisi tujuh. Ini sudah lumayan. Atlet lain yang ikut di Asian Games sama sekali belum pernah ikut Sea Games sebelumnya," kata dia.

Sementara di nomor putri, atlet Indonesia tidak berhasil masuk 10 besar. China Taipe mampu mengantongi emas sekaligus perunggu atas nama Mengchu Li dan Hocheri Yang. Sedangkan perak diraih Dan Guo dari China.


Reporter : Tasmalinda
Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
31-08-2018 19:32