Main Menu

Regu Soft Tenis Putra Indonesia Harus Puas Raih Perunggu

Iwan Sutiawan
01-09-2018 21:35

Tim soft tenis putra Indonesia raih perunggu. (GATRA/Tasmalinda/FT02)

Palembang, Gatra.com - Regu soft tenis putra Indonesia harus puas dengan medali perunggu setelah dalam semifinal gagal menahan keperkasaan regu putra Korea Selatan (Korsel) di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (1/9).

 

Pada partai pertama, duet Irfandi Hendrawan/Prima Simpatiaji tak mampu menandingi permainan cepat duo Korea Selatan, Kim Boemjum/Kim Donghoon. Irfandi/Prima kalah dengan skor 0-5.

Begitupun di partai kedua, petenis Indonesia, Alexander Elbert Sie juga tidak mampu menghadang ketangguhan tunggal single Korsel, Kim Jinwong. Peraih perak Indonesia ini pun terpaksa menyerah. Kejadian ini seolah mengulang partai final tunggal putra.

"Korea Selatan memang lebih pengalaman. Mereka main sudah lebih lama dan komplet dibandingkan Indonesia yang sebagian besar mantan petenis. Saya kalah 2-5 tadi," ujar Elbert usai laga.

Korea Selatan pun akhirnya menduduki posisi podium tertinggi dengan memperoleh medali emas setelah mengalahkan Jepang di laga final. Sedangkan Indonesia dan Taiwan berhasil meraih medali perunggu.

Keberhasilan tim soft tenis putra Indonesia lebih baik dibandingkan tim putri yang harus tersingkir di tangan Tiongkok pada perempat final. Petenis single Dwi Rahayu Pitri tak mampu menyelematkan Indonesia dari keunggulan Yu Yuanyi (Tiongkok) di partai kedua.

Tim Tiongkok pun memperoleh tiket ke semifinal karena telah menang lebih dahulu dari ganda Feng Zixuan-Wang Yufei yang berhasil menahan Anadeleyda Kawengian/Dede Tari Kusrini dengan kedudukan 5-2.

Tambahan perunggu dari tim beregu soft tenis ini membuat Indonesia meperoleh empat medali, di antaranya satu perak dan tiga perunggu. Prestasi tersebut lebih baik dibanding hasil Asian Games di Korea Selatan empat tahun lalu.


Reporter: Tasmalinda
Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
01-09-2018 21:35