Main Menu

Wapres Tutup Asian Games 2018: Momentum Kebangkitan Olah Raga Nasional

Anthony Djafar
02-09-2018 20:27

Wakil Presiden Jusuf Kalla (Dok. Setwapres/yus4)

Jakarta, Gatra.com – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengungkapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Asian Games ke-18 tahun ini.

 

“Tiada ungkapan yang lebih indah dari kata Alhamdulillah, puji syukur kita semua kepada Allah SWT, Tuhan YME atas berkah kesuksesan pelaksanaan pesta olah raga se-Asia di Indonesia,” kata Wapres dalam sambutannya menutup pesta olahraga Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (2/9).

Selain menguncakan terima kasih Wapres juga menyinggung berpulangnya empat staf Inasgoc pada saat menjalankan tugas di penyelenggaraan acara tersebut, yaitu almarhumah Maryama Gustam, Goenardjo Gunawan, Rudi Hariadi dan Fortius Siregar.

“Kita semua mendoakan semoga arwah mereka diterima di sisi Tuhan YME dan semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan sabar. Amin,” kata Wapres.

Menurut Wapres keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 tidak terlepas dari dukungan penuh DKI Jakarta dan Palembang –Sumatera Selatan, serta Jawa Barat.

“Untuk itu saya sampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang tinggi kepada para Gubernur ketiga propinsi tersebut beserta seluruh jajarannya,” katanya.

Wapres juga menyinggung soal capaian prestasi tertinggi Indonesia dalam sejarah keikutsertaannya di Asian Games. Dari peringkat 17 pada Asian Games ke-17 dengan 4 medali emas di Incheon, Korea Selatan, naik ke peringkat 4 dengan 31 medali emas di Jakarta kali ini.

“Semoga penyelenggaraan Asian Games 2018 ini menjadi momentum bagi kebangkitan olah raga nasional. Momentum ini juga sebagai penguatan rasa persatuan dan jati diri bangsa, yang majemuk dan toleran, yang memiliki semangat juang tinggi untuk meraih kemajuan, kesejahteraan dan perdamaian bersama,” katanya.

Diakhir sambutannya, Wapres yang juga ketua dewan pengarah Asian Games 2018 itu mengungkapkan permohonan maafnya.

“Atas nama panitia dan pemerintah serta pribadi, saya mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan Asian Games ke-18 terdapat hal-hal yang kurang memuaskan, seperti keterbatasan kursi, tiket karena animo yang begitu besar melebihi ketersediaan kursi,” katanya.

Anthony Djafar

Anthony Djafar
02-09-2018 20:27