Main Menu

Ini Pesan Menpora Kepada Peserta Diklat Paskibraka 2017

Wanto
26-07-2017 23:21

Menpora Imam Nahrawi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2017 di Wisma Soegondo Djojopuspito PP-PON Cibubur Jakarta, Rabu (26/7). (Dok Kemenpora/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2017 di Wisma Soegondo Djojopuspito PP-PON Cibubur Jakarta, Rabu (26/7).


Menpora meminta kepada peserta untuk menjaga kedisiplinan, keakraban, kekompakan dan keterbukaan dengan pelatih maupun pembina.

Sebanyak 68 calon Paskibraka 2017 terdiri dari 34 orang putra dan 34 putri berprestasi yang telah diseleksi di tingkat Provinsi dari seluruh Indonesia.

Diklat Paskibraka 2017 dilaksanakan pada 25 Juli hingga 25 Agustus 2017. Selama satu bulan, mereka akan jadi penghuni Desa Bahagia (Desa Bahagia sebutan untuk asrama calon Paskibraka), dan akan menjalani hari-harinya dengan berbagai macam latihan serta pendidikan.

Menpora meminta peserta untuk menjaga kedisiplinan, keakraban, kekompakan dan keterbukaan dengan pelatih maupun pembina. Di samping itu juga tetap rendah hati, hindari gembira yang berlebihan sehingga tercipta rasa kekeluargaan di antara peserta.

"Diklat ini sungguh sangat berarti bagi sebuah pembentukan karakter, watak dan kedisiplinan dan kemampuan mereka untuk menjadi pasukan pengibar bendera pusaka secara baik dan menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, daerah asal dan masyarakat semuanya," ujar politisi PKB itu.

Menurutnya, pelatihan Paskibraka tahun 2017 akan berlangsung selama satu bulan. Sebanyak 68 calon Paskibraka dari 34 Provinsi akan dilatih di Cibubur ini. Dan pada saatnya ini, mereka akan menjadi satu kesatuan untuk menaikkan dan menurunkan bendera pusaka saat upacara HUT RI ke-72 di Istana Merdeka Jakarta pada tanggal 17 Agustus 2017.

"Ini kesempatan baik bagi mereka bahwa Paskibraka bukan hanya sekedar fisik dan baris berbaris tapi mereka ditempa secara mental untuk bersatu dalam perbedaan," tambah Menpora.


Reporter: Wanto
Editor: Arief Prasetyo
 

Wanto
26-07-2017 23:21