Main Menu

JK: Kampus Universitas Islam International mengacu pada Konsep Modern dan Hijau

Anthony Djafar
06-07-2017 13:11

Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia (GATRA/Anthony Djaffar/HR02)

Jakarta, GATRAnews – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa rapat pembahasan pembangunan Universitas Islam International yang akan dibangun di Indonesia mulai tahun 2018 mengacu pada konsep hijau nan modern.

 

“Membahas kemajuan pembangunan Universitas Islam International. Panitia sudah melaporkan di bidang masing-masing, Alhamdulillah, tunggu proses dan sekarang lagi tahap pembangunan arsitekturnyanya, kemudian awal dari pada persiapan-persiapan konsep-konsep,” kata Wapres usai memimpin rapat pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Kamis (6/7).

 

Menjawab pertanyaan wartawan soal apakah arsitektur pembangunan gedung mengarah ke nuansa budaya nusantara ke-Indonesia, Wapres JK menyebut bahwa arsitektur pembangunan universitas Istama Indonesia mengarah ke masa depan yang modern. “Konsep modern tetapi hijau. Kita tidak bikin adat-adat,” kata JK.

 

Alasan JK menyebutkan bahwa semua Universitas itu konsepnya melihat masa depan dan bukan masa lalu. Sementara bentuk bangunan adat itu lebih pada konsep masa lalu.

 

“Semua harus modern supaya mahasiswa itu berfikir masa depan, bukan berfikir ke belakang. Konsep adat itu melihat ke belakang, sedangkan universitas itu melihat ke depan,” katanya sambil tersenyum.

 

Wapres mengatakan bahwa Universitas Islam International ini mengarah pada kurikulum pendidikan pasca sarjana, post graduates, tingkat strata dua ke atas. Banyak ke pengembangan paham. Yang isinya dunia internasional yang mahasiswa dan dosennya akan di undang dari luar negeri. “Kurikulumnya internasional yang dibandingkan dengan Kuala Lumpur, Jordan,” katanya.

 

Soal pembangunan disiapkan anggaran dana sekitar Rp 1,5 trilyun. “Diharapkan mulainya tahun 2018,” katanya.


Reporter: Anthony Djafar

Editor: Dani Hamdani

Anthony Djafar
06-07-2017 13:11