Main Menu

Dunia Seni Indonesia Dinilai Perlu Padu dengan Kewirausahaan

Januar
05-11-2015 16:55

Sejumlah pembicara dalam Ciptura Artpreneur (GATRAnews/dok)

Jakarta, GATRAnews - Dunia seni Indonesia telah mengalami perkembangan pesat. Namun kesenian dinilai juga perlu ditopang dari sisi pengembangan bisnis pekerja seni. Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf mengatakan konsep ekonomi kreatif memberikan kesadaran bagi para pelaku seni bahwa penggabungan nilai seni dan bisnis merupakan alat utama untuk mencapai kemandirian ekonomi berbasis seni.

"Pelaku dan pekerja seni Indonesia, perlu menyadari saat ini industri kreatif dapat menjadi sumber utama mata pencaharian, bukan hanya sekadar hobi," kata Triawan dalam diskusi yang dihelat Ciputra Artpreneur di Jakarta, Rabu (4/11).

Ia mengatakan para seniman juga harus  berusaha memberikan karya terbaik dan memberikan nilai ekonomis yang tinggi bagi karyanya melalui pengembangan bisnis. "Seperti kolaborasi dengan beragam industri yang dapat menggunakan karya mereka secara kreatif, sehingga keberlangsungan hidup dan karya dapat terjamin," kata Triawan.  

Presiden Direktur Ciputra Artpreneur, Rina Ciputra Sastrawinata menambahkan wadah yang dipimpinnya ini diharapkan dapat mendorong dunia seni Indonesia terus berkembang.

"Kami menyadari bahwa pentingnya usaha yang berhasil harus dimulai dari pengembangan sumber daya manusianya sendiri serta ketersediaan infrastruktur untuk menghadirkan hasil karya ditengah masyarakat," kata Rina.

Ciputra Artpreneur merupakan sebuah platform dan fasilitator dalam upaya pengembangan seni yang dibangun dengan misi edukatif yang berakar dari apresiasi terhadap seni dan entrepreneurship.

Konsep Artpreneur, yakni penggabungan seni and kewirausahaan, mendorong pelaku seni untuk menjadi lebih proaktif dalam eksplorasi kreativitas bagi usaha seniman.  


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur Hidayat

Januar
05-11-2015 16:55