Main Menu

GNI-Berbangsa: Membangun Martabat Bangsa Melalui Budaya

Nur Hidayat
29-08-2017 11:09

Sejumlah tokoh, budayawan dan aktivis GNI-Berbangsa dalam pementasan ketoprak (GATRAnews/dok)

Jakarta, GATRAnews - Perkumpulan GNI-Berbangsa menggelar Opera Kebangsaan Rumah Kita dengan menampilkan Legenda Musik Rock Achmad Albar pada awal Agustus. Selain itu, dalam mengemban misi keberadaban dan kemartabatan bangsa, GNI Berbangsa juga menggelar pengembangan seni budaya rakyat ketoprak.  

Ketua Umum GNI-Berbangsa, Dr Transtoto Handadhari turun langsung menjadi pelakon utama Ketoprak berjudul Tumenggung Wiroguno. Tampil bersama para pemain ketoprak dari Kelompok Nyutro Budoyo yang berasal dari kampung masa kecilnya sendiri, kampung Nyutran, tidak membuat Transtoto canggung. Cerita rakyat yang populer tersebut dipoles dengan musik Gejok Lesung garapan Giri Wahyana itu membuat suasana hidup membangun pentingnya sebuah keberadaban dan martabat kebangsaan.

Ikut berpentas antara lain Prof Cahyono Agus yang juga pengurus GNI dan Ketua Nyutro Budoyo, Yani Saptohordojo, Reta seniman muda yang berbakat sebagai Roro Mendut, Adi sebagai Pronocitro, Marsda TNI Pur. Suwitno Adi serta para bintang seperti Widyawati Ketua Parfi, tamu dari narasumber GNI USA Agatha dan Ricka. Tak ketinggalan para seniman Yogjakarta antara lain Bambang KSR, Uut, Sarto Kancil, Veronika, Fifi, Ardhie, Keke dan lainnya.

Rudhito Widagdo Sekjen GNI-Berbangsa yang dihubungi terpisah menyatakan saat ini GNI sedang menyiapkan program besar ikut bersama membangun persatuan-kesatuan bangsa, kerukunan bervangsa dan kesejahteraan.

"Sasaran utama yang sedang digarap oleh Wakil Direktur Edukasi dan Kesra Ika Yulianti Crayon adalah pelestarian alam minimum seluas 1 juta hektare lahan untuk perdagangan karbon dan diisi dengan program kreativitas ekonomi, sosial dan budaya masyarakat lokal dan masyarakat hukum adat untuk mencapai keseimbangan pelestarian bumi dan seluruh ekosistem isinya,"katanya. "GNI-BERBANGSA merubah lembaga sosial menjadi lembaga yang lebih bersiap diri dalam melakukan tugas-tugas sosial secara profesional beserta pendanaannya", tambah Transtoto.⁠⁠⁠⁠

Setelah perubahan bentuk dan pengembangan Visi-Misi Yayasan Green Network Indonesia (GNI) menjadi bentuk Perkumpulan GNI-Berbangsa melalui Akte Notaris Tintin Surtini tanggal 3 Agustus 2017 Nomor 8. 


Editor: Nur Hidayat

Nur Hidayat
29-08-2017 11:09