Main Menu

Perupa 16 Negara Pamerkan Karya di Yogyakarta  

Rosyid
20-10-2017 09:04

Jumpa pers Yogyakarta International Art Festival 2017 (GATRA/Arif Koes Hernawan/yus4)

 

Yogyakarta, gatracom -  Sebanyak 34 pelukis dari 16 negara akan berkarya dalam ajang Yogyakarta International Art Festival 2017. Mereka akan membuat 68 karya seni untuk dipamerkan di Jogja Gallery, Yogyakarta,  28 Oktober sampai 10 November 2017 mendatang.

 

CEO Yogyakarta International Art Festival Hadi Soesanto menuturkan ajang ini adalah kegiatan dua tahunan yang terselenggara untuk kedua kali setelah 2015.

 

“Ajang kali ini jumlah pesertanya lebih sedikit dibandingkan dengan yang pertama. Jika dulu hadir 52 seniman dari 22 negara, namun karena kendala teknis, akhirnya diputuskan melibatkan 34 seniman dari 16 negara,” jelas Hasoe, sapaan akrabnya, saat jumpa pers, Kamis (19/10).

 

Namun ia menjamin kualitas karya kali ini tak kalah. Sebagai art camp untuk menghasilkan karya, 34 seniman akan ditempatkan di Omah Petroek, Pakem, Sleman, di kawasan Lereng Merapi, 22-26 Oktober. Di sana, para seniman diberi kebebasan membuat dua karya seni tanpa terikat tema.

 

Dengan begitu, Hasoe menjelaskan, para seniman mancanegara dapat mengenal budaya dan kehidupan masyarakat DI Yogyakarta. “Seluruh prasana dan sarana akan ditanggung panitia. Hasil karya juga akan didonasikan. Kami juga bebaskan seniman untuk berkarya sebebas mungkin, bahkan mencontoh pun boleh,” katanya.

 

Bukan hanya berkarya di Omah Petroek, para seniman di sela-sela waktu berkarya juga diajak berkunjung ke berbagai objek wisata dan pertunjukan budaya.

 

Salah satu seniman dari Vietnam, Pham Huy Thong, menyatakan ajang ini sangat menantang dirinya sebagai seniman.

 

“Dalam seni rupa, karya saya banyak didominasi kritik politik. Di ajang ini, dengan kondisi yang belum sepenuhnya saya pahami, saya harus menghasilkan karya bermutu. Inilah tantangannya,” katanya. 


 

 

Reporter: Arif Koes Hernawan

Editor: Rosyid

Rosyid
20-10-2017 09:04