Main Menu

Paduan Budaya Betawi dan Italia dalam Satu Panggung

Flora Librayanti BR K
02-05-2018 14:59

Paduan budaya Betawi dan Italia dalam satu panggung. (Dok.Oryza Lokabasa/RT)

Jakarta, Gatra.com - Lembaga dan komunitas Oryza Lokabasa akan mengadakan pertunjukan musik, bela diri, tarian, dan pemutaran film dokumenter bertajuk “Romeo & Juliet in Batavia: Dari Verona ke Tanah Jakarta”. Pagelaran itu akan dibalut dengan nuansa, gaya, dan tema yang melintasi batas benua dengan menampilkan sebuah perpaduan antara tradisi asli Betawi dengan kisah nyata dari Italia. Acara budaya serta pertunjukan seni dan bahasa ini sekaligus dalam rangka merayakan serta memperingati setahun berdirinya komunitas Oryza.

 

Acara tersebut diangkat dari pementasan teater komedi-musikal berjudul “Romeo & Juliet in Batavia” yang sebelumnya dipentaskan dengan sukses tahun lalu di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta. Kisah tragedi dan komedi ini ditulis oleh Lester Finch, penulis drama teater dari New Zealand yang saat ini bekerja di Auckland University of Technology. Lester mengadaptasi naskah asli “Romeo & Juliet” yang ditulis William Shakespeare dan mengkombinasikannya dengan elemen budaya serta tradisi asli di Kota Batavia dan Indonesia.

“Ini adalah sebuah perkawinan antara dua budaya dan tradisi yang benarbenar berbeda. Menurut saya acara ini bisa memberikan inspirasi tentang persatuan di antara banyak perbedaan dan juga mampu menyimbolkan sebuah pengorbanan untuk bisa mencapai itu semua,” jelas koordinator dan juga pendiri lembaga Oryza Lokabasa, Judianti Isakayoga di Jakarta.

Menurut komunitas Oryza, ketika tahun lalu dipentaskan kepada publik untuk pertama kalinya, reaksi penonton sangat positif dan bahkan mereka begitu antusias untuk menonton kembali pementasan tersebut. Oleh karena itu, Oryza memutuskan untuk mengadakan kembali pementasan tersebut dengan menampilkan pertunjukan yang mengkombinasikan seni dan budaya asli Betawi dengan Italia di dalam perayaan setahun berdirinya komunitas Oryza ini.

Di lain tempat, salah satu pendiri dan juga manajer produksi Oryza Lokabasa, Hanita Margaretha, menambahkan, “Saya rasa setahun bersama itu sebuah pencapaian yang luar biasa. Kita tidak hanya memberikan banyak manfaat diantara komunitas kami semata, namun juga mampu memberikan kontribusi positif yang besar kepada banyak kalangan melalui aktivitas dan kegiatan yang kami lakukan selama ini.”

Acara budaya serta pertunjukan seni ini diselenggarakan atas kerjasama dengan pihak Kenobi Co Working and Event Space serta akan diadakan pada Sabtu, 5 Mei 2018, pukul 15.00 wib di Ruang Kolaborasi Kenobi di Gedung Colony lantai 6, Jl. Kemang Raya No.6, Jakarta Selatan.


 

Editor : Flora L.Y. Barus

 

Flora Librayanti BR K
02-05-2018 14:59