Main Menu

Tujuh Dosen Seni Rupa Indonesia Jajal Pameran Internasional di Cina

Birny Birdieni
30-05-2018 16:37

Pameran Bersama International Karya Kesenian ke-3 Tahun 2018 di Guangxi Normal University, Cina. (Ist/FT02)

Artikel Terkait

Guangxi, Gatra.com- Sebanyak tujuh dosen Seni Rupa Indoenesia unjuk karya dalam Pameran Bersama International Karya Kesenian ke-3 Tahun 2018 di Guangxi Normal University, Cina pada tanggal 28 Mei- 2 Juni 2018. Sebanyak lima orang berasal dari kampus Program Studi Seni Rupa Murni Maranatha dan dua lainnya dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).

 

Mereka adalah Ariesa Pandanwangi, Belinda Sukapura Dewi, serta Ismet Zaenal Effendi, Wawan Suryana, dan Heru Susanto. Dua lainnya yakni Sekretaris Program Studi Seni Murni ISBI, Agus Cahyana dan Supriatna.

Apresiasi karya Belinda Sukapura Dewi misalnya mengusung angka kedalam karya seni lukisnya. Konsep yang diusung dalam karyanya bahwa manusia hidup tidak lepas dari angka.

Yakni mulai dari angka kelahiran. Lalu manusia hidup dengan hitungan angka detak jantung hingga kematian semua berhubungan dengan angka.

Karya lainnya milik Ariesa Pandanwangi mengusung tentang Nias dalam proses penciptaan. Tano Niha dikenal sebagai bumi bergoyang yang kerap terguncang gempa. Namun hal itu justru menjadi berkah membuat tanahnya subur.

Lalu karya Ismet Zaenal Effendi mengusung mahkluk Mitologi. Karya Ketua Program Studi Seni Rupa Murni ini merupakan bagian dari proses penciptaan pada program doktoralnya yang sedang dijalaninya saat ini.

Dekan Fakultas Seni Rupa Guangxi Normal University, Cheng Bing mengatakan bahwa pameran ini merupakan salah satu dari realisasi kerjasama dalam bidang budaya dengan empat negara. Keempat negara yang terlibat tersebut adalah Cina, Jepang, Korea, dan Indonesia.

"Harapannya melalui jembatan budaya hubungan antar negara dapat terus ditingkatkan," ungkap Cheng. Pameran ini juga dilakukan dalam rangka perayaan 30 tahun Fakultas of Fine Guangxi Normal University.

Adapun Ismet Zaenal Effendi berharap kerjasama ini dapat ditingkatkan menjadi sebuah kerjasama penelitian. Selain itu juga terus mempertahankan kerjasama pertukaran mahasiswa yang sudah terealisasi antara Fine Art GXNU dan Seni Rupa Murni Universitas Kristen Maranatha sejak tahun 2006 lalu.


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
30-05-2018 16:37